Karya Tulis Jurnal PENGARUH MODEL MODIFIKASI ANAK KELUARGA TERHADAP PEMBERDAYAAN KELUARGA DI SEKOLAH MALANG ELEMENTARY

Karya Tulis Jurnal

PENGARUH MODEL MODIFIKASI ANAK KELUARGA TERHADAP PEMBERDAYAAN KELUARGA DI SEKOLAH MALANG ELEMENTARY
Download Jurnal Disini
Latar Belakang: Malnutrisi dan kelebihan gizi pada anak usia sekolah adalah masalah serius karena akan berlanjut hingga dewasa yang merupakan faktor risiko berbagai penyakit metabolik dan degeneratif seperti penyakit kardiovaskular, diabetes mellitus, kanker, osteoporosis, dll. anak-anak dengan kekurangan gizi dan kelebihan gizi juga dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan yang mengganggu kualitas hidup seperti gangguan pertumbuhan kaki, gangguan tidur, berhenti bernapas sejenak dan gangguan pernapasan lainnya. Tingginya angka kekurangan gizi dan kelebihan gizi di Indonesia perlu mendapatkan perawatan yang mudah dan terjangkau dengan layanan kesehatan yang berkualitas, salah satunya adalah melalui pemberdayaan keluarga yang disebut pemberdayaan keluarga. Keluarga adalah orang pertama dan terdekat yang mempengaruhi gaya hidup anak. Gaya hidup sehat dan tidak ditentukan oleh pengasuhan dari keluarga atau keluarga termasuk diet, perilaku makan dan aktivitas anak. Penerapan gaya hidup seimbang pada anak sekolah bukanlah hal yang mudah. Ini membutuhkan dukungan dari berbagai pihak, yaitu orang tua, keluarga, guru, tenaga kesehatan dan pihak lain. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pemberdayaan keluarga yang dimodifikasi terhadap tingkat pemberdayaan keluarga. Metode: Penelitian ini adalah semi-eksperimen satu kelompok desain pre dan post test dengan 172 responden diambil dengan teknik purposive sampling. Pemberdayaan Keluarga diukur dengan menggunakan Skala Pemberdayaan Keluarga (FES) sebelum dan sesudah model modifikasi pemberdayaan keluarga. Model pemberdayaan keluarga dilakukan pada satu waktu dan mengevaluasi dalam 2 bulan untuk keluarga. Analisis data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank. Hasil Tingkat pemberdayaan keluarga dari kelompok kontrol sebelum intervensi sebagian besar adalah 73 orang (85%) dan sebagian kecil yang baik adalah 13 orang (15%) dengan rata-rata ± SD 89,54 ± 5,91. Tingkat pemberdayaan keluarga dalam kelompok perlakuan pada pra-mayoritas adalah 73 orang (85%) dan sebagian kecil kurang dari 3 orang (3%) dengan rata-rata ± SD 89,02 ± 5,65. Setelah intervensi menjadi cukup besar sebanyak 70 orang (81%) dan sebagian kecil sudah cukup sebanyak 16 orang (19%) dengan rerata ± SD 90,17 ± 5,28. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model Family Empowerment Modified dapat meningkatkan tingkat pemberdayaan keluarga ((Z = 4,226 dan α = 0,000) Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian ini dan karena peningkatan pengetahuan dan pemahaman keluarga tentang model diet. Orang pertama dan terdekat yang mempengaruhi gaya hidup anak, akan menjadi keseimbangan dalam pemenuhan nutrisi anak.

Download Jurnal Disini

Tags: