Karya Tulis Jurnal Manifestasi Erupsi Alergi Obat Antiretroviral Pasien HIV / AIDS di Klinik Teratai Rsup Dr. Hasan Sadikin Bandung Periode 2005 – 2014

Download Jurnal Disini

Kasus human immunodeficiency virus / memperoleh immunodeficiency syndrome (HIV / AIDS) telah menjadi masalah kesehatan dunia. Terapi antiretroviral yang tinggi (HAART) telah menurunkan angka kematian dan kesakitan pada pasien HIV. Pasien HIV memilki fakta yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengindentifikasi manifestasi erupsi alergi obat ARV pada pasien HIV / AIDS periode 2005 2014 di Klinik Teratai RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung. Penelitian ini menggunakan pendekatan cross-sectional. Data dikumpulkan dari rekam medis pasien HIV / AIDS dengan erupsi alergi obat ARV di Klinik Teratai RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung tahun 2005 2014. Dalam penelitian ini diperoleh sebanyak 111 pasien HIV / AIDS yang mengalami erupsi alergi karena ARV. Erupsi alergi obat ARV banyak terjadi pada wanita (55%) dan pada penghasilan masa 20-29 tahun (55%). Jumlah CD4 pada pasien HIV / AIDS dengan erupsi alergi obat ketika pertama kali terdiagnosis HIV terbanyak adalah <200 sel / mm3 (55%). Manifestasi kulit yang paling umum adalah ruam makulopapular (89,7%). Reaksi erupsi alergi obat yang dikonsumsi oleh nevirapin (82,5%). Dari penelitian ini ditemukan bahwa ruam makulopapular merupakan manifestasi erupsi. Obat yang paling banyak ditemukan adalah obat nevirapin.

Kata kunci: erupsi alergi obat, HIV / AIDS, obat ARV

Download Jurnal Disini

Tags: