Karya Tulis Jurnal Injeksi Kortikosteroid Intratimpani Sebagai Terapi Penyelamatan pada Pasien Tuli Mendadak

Download Jurnal Disini

Pendahuluan: Tuli mendadak menjadi salah satu kegawatdaruratan di bagian telinga hidung tenggorok bedah kepala dan leher (THT-KL). Tuli mendadak atau gangguan pendengaran sensorineural mendadak (SSNHL) adalah tuli sensorineural lebih dari 30 dB pada 3 hari berturut-turut dan mendadak dalam waktu 3 hari. Etiologi tuli mendadak hingga saat ini belum diketahui dengan pasti, namun menyebabkan tersering tuli mendadak, yaitu idiopatik (71%). Penatalaksanaan tuli mendadak termasuk terapi konservatif, salah satunya dengan pemberian kortikosteroid secara sistemik dan lokal. Pemberian lokal dapat dilakukan dengan cara injeksi langsung intatimpani. Terapi kortikosteroid secara lokal dapat diberikan sebagai terapi primer, terapi adjuvan (kombinasi) dan terapi penyelamatan. Laporan kasus: pasien pasien berusia 36 tahun dengan diagnosa tuli mendadak pada telinga kanan yang dilakukan terapi penyelamatan dengan penyuntikan deksametason intratimpani sebanyak empat kali secara optimal 3 hari setelah gagal dengan terapi sistemik. Kesimpulan: Injeksi kortikosteroid intratimpani sebagai terapi penyelamatan dapat menjadi pilihan untuk pasien yang gagal diterapi dengan kortikosteroid sistemik.

Download Jurnal Disini

Tags: