Karya Tulis Jurnal Hubungan Pengetahuan, Budaya, Lingkungan Tempat Tinggal dan Sosial Ekonomi dengan Pernikahan Dini pada Wanita

Karya Tulis Jurnal

Hubungan Pengetahuan, Budaya, Lingkungan Tempat Tinggal dan Sosial Ekonomi dengan Pernikahan Dini pada Wanita
Download Jurnal Disini
Latar Belakang:Kasus pernikahan dini di Kabupaten Semarang masih terjadi. Wilayah dengan jumlah pernikahan dini tertinggi di Kabupaten Semarang adalah Kecamatan Bandungan dengan persentase wanita sebanyak 23,75% dan pria sebanyak 46%. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan pengetahuan, budaya, lingkungan dan sosio-ekonomi dengan pernikahan dini. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian penjelasan dengan desain cross-sectional. Populasi adalah semua wanita menikah yang tercatat di kantor urusan agama di Kecamatan Bandungan dari Januari hingga Desember 2017 sebanyak 259 orang. Sampel sebanyak 74 orang dipilih dengan menggunakan proporsional random sampling. Data dianalisis dengan nilai persentase, uji Chi-square dan regresi logistik. Hasil: Ada korelasi antara pengetahuan (p-value = 0,001; Exp (B) = 11,141), budaya (p-value = 0,026; Exp (B) = 5,206) dan pendapatan orang tua (p- value = 0,003; Exp (B) = 7,59), dengan pernikahan dini. Kesimpulan: Ada korelasi antara pengetahuan, budaya dan pendapatan orang tua dengan pernikahan dini. Pengaruh terbesar adalah pengetahuan, diikuti oleh pendapatan dan budaya orang tua. Untuk mengurangi pernikahan dini, perlu meningkatkan pengetahuan, pendapatan orang tua dan budaya. Peningkatan pengetahuan adalah prioritas, hal ini dapat dilakukan melalui program Kesehatan Reproduksi Remaja di SMP dan SMA.

Download Jurnal Disini

Tags: