Karya Tulis Jurnal Hubungan Jumlah Leukosit Pra Operasi dengan Kejadian Komplikasi Pasca Operasi Apendektomi pada Pasien Apendisitis Perforasi di RSUP Dr. M. Djamil Padang

Download Jurnal Disini

Keterlambatan tindakan pada apendisitis akut akan menimbulkan penyulit berupa perforasi yang berakibat peningkatan morbiditas dan mortalitas. Perforasi appendiks berkaitan dengan peningkatan jumlah leukosit darah (leukositosis) dan dapat meningkatkan risiko peningkatan komplikasi pasca apendektomi. Tujuan penelitian ini adalah menentukan hubungan jumlah leukosit pra-operasi terhadap peristiwa pasca operasi apendektomi pada pasien apendisitis perforasi di RSUP Dr. Jumlah sampel sebanyak 52 rekam medik pasien yang telah disetujui apendektomi yang sebelumnya mengetahui jumlah leukosit preoperasi. Data dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji revisi Spearman. Hasil analisis univariat diperoleh rerata jumlah leukosit yaitu 18,966 sel / μl dengan sampel yang rumit setelah operasi yaitu 24 orang (46,2%) sedangkan yang tidak rumit adalah 28 orang yaitu (53,8%). Sampel yang mengalami komplikasi pasca operasi dengan leukositosis yaitu 22 orang (66,66%) sedangkan yang rumit pasca operasi tanpa leukositosis yaitu 11 orang (33,34%). Sampel dengan jumlah leukosit normal dihitung dengan komplikasi paska operasi yaitu 2 orang (10,52%) sedangkan sampel dengan jumlah leukosit normal tetapi tidak rumit sebelum operasi yaitu 17 orang (89,48%). Hasil analisis bivariat diperoleh p = 0,000 (p <0,05) dengan derajat kekuatan hubungan sedang r = 0,537. Rumah sakit sederhana ini adalah rumah sakit yang menyediakan rumah sakit di RSUP Dr M. Djamil Padang.

Download Jurnal Disini

Tags: