Karya Tulis Jurnal HUBUNGAN INFEKSI Chlamydia trachomatis TANPA KEJADIAN ABORTUS SPONTAN DI RSUD DR. RASIDIN DAN RSIA SITI HAWA PADANG

Download Jurnal Disini

Abortus merupakan salah satu penyebab dari morbiditas dan mortalitas maternal. Abortus adalah berakhirnya pelukan pada kehamilan sebelum minggu 22 minggu. Banyak faktor yang mempengaruhi abortus, salah satunya adalah infeksi yang disebabkan oleh Chlamydia trachomatis, Selain itu faktor risiko yang lain mempengaruhi abortus adalah ibu hamil, paritas, riwayat kejadian abortus pada kehamilan sebelumnya, dan jarak kehamilan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui infeksi Chlamydia trachomatis dengan kejadian abortus spontan. Penelitian ini merupakan studi analitik dengan desain case control yaitu untuk mengetahui infeksi C. trachomatis dengan kejadian abortus spontan. Populasi penelitian adalah semua ibu hamil dengan abortus spontan di RS dr. Rasidin padang dan RSIA Siti Hawa Padang. Teknik pengambilan sampel dengan consecutive sampling yaitu setiap orang yang memenuhi kriteria inklusi dalam subyek penelitian hingga jumlah sampel yang diperoleh yaitu sebanyak 50 sampel. Hasil penelitian didapatkan Proporsi kejadian abortus pada sampel positif C. trachomatis yaitu 44,0%. Analisa statistik dengan uji Fisher's Exact Test menunjukkan, ada hubungan yang jelas antara infeksi C.trachomatis dengan kejadian abortus (p <0,05) dengan nilai Odds Ratio (OR) 5,7. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan eksistensi hubungan antara infeksi C.trachomatis dengan kejadian abortus. Penelitian untuk mengetahui hal-hal yang berkaitan dengan penelitian dan penelitian Chlamydia trachomatis terhadap kejadian abortus spontan dengan metode penelitian yang berbeda dan jumlah sampel yang lebih banyak.

Download Jurnal Disini

Tags: