Karya Tulis Jurnal Hambatan Akses Informasi Kesehatan Reproduksi Pada Mahasiswa Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surakarta

Download Jurnal Disini

Perlu bantuan dan ketersediaan untuk akses informasi saja yang tidak dapat meningkatkan akses jika remaja perlu meningkatkan akses untuk mendapatkan akses. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara akses kognitif dengan akses informasi kesehatan pada mahasiswa. Penelitian observasional dengan menggunakan cross-sectional. Sampel penelitian adalah mahasiswa fakultas-fakultas kesehatan (FIK Farmasi, kedokteran dan kedokteran gigi) di Universitas Muhammadiyah Surakarta meneliti 280 responden. Pengambilan sampel menggunakan teknik Proportional Random Sampling. Instrumen penelitian terdiri dari swadaya kuesioner yang sudah diajukan validitas dan reliabilitas. Analisis data menggunakan analisis bivariabel dengan uji statistik Chi-Square dan analisis multivariabel menggunakan uji regresi logistik dengan tingkat kemaknaan 95%. Analisis multivariabel yang berkaitan dengan hubungan yang melibatkan antara akses kognitif setelah variabel yang lain yaitu hambatan akses psikososial dan jenis kelamin (p <0,050). Lebih disukai responden yang mengakses informasi kesehatan lebih tinggi pada kelompok yang tidak perlu dibandingkan dengan yang meningkatkan akses kognitif. Ada hubungan yang mendukung antara akses psikososial dan jenis kelamin dengan akses informasi kesehatan reproduksi. Tidak ada hubungan antara tingkat tua dengan akses informasi kesehatan.

Download Jurnal Disini

Tags: