Karya Tulis Jurnal CHRONIC MIELOMONOSITIC LEUKEMIA PADA USIA MUDA

Download Jurnal Disini

Chronic Mielomonositic Leukemia (CMML) adalah keganasan heterogen yang ditandai dengan monositosis di darah perifer (> 1×109 / L), terdapat kelainan mielodisplastik dan mieloproliferatif di sumsum tulang, dan memiliki kecendrungan untuk bertransformasi menjadi leukemia myeloid akut. Angka kejadian CMML sangat jarang, di Indonesia hanya 2,5% kasus dari keseluruhan MDS. Pengobatan pada MP-CMML dengan jumlah blast sedikit adalah pemberian terapi sitoreduktif yaitu hidroksiurea yang bertujuan mengontrol proliferasi myelomonositic sel dan mengurangi organomegali. Telah diperbarui kasus laki-laki 28 tahun dengan piutang pucat. Pada pemeriksaan fisik ditemukan konjungtiva anemis dan splenomegali. Pemeriksaan laboratorium menemukan hemoglobin 6,5 gr / dl, leukosit: 93,540 / mm3, jenis hitung: 1/0/6/42/8/27. Pemeriksaan BMP menunjukkan aktivitas Granulopoeitik: meningkat, ditemukan mieloblast 3%, Promielosit 3%, monoblas 2%, Promonosit 1%, dominasi monosit 33%, ditemukan dan displasia seperti pseudo pelgerhuet, dengan kesan sesuai kronis Chronic Mielomonositic Leukemia. Pada pasien ini dengan jumlah leukosit> 13 x 109 / L termasuk dalam MP-CMML yang diberi terapi hydroxyurea. Tindak lanjut setelah pemberian terapi Hb 8.8 gr / dl, Leukosit 38.200 / mm3, pada jenis hitung: 0/1/5/45/7/23.

Download Jurnal Disini

Tags: