Karya Tulis Jurnal Aurikuloplasti (Serial Kasus) pada Mikrotia Post Graft dan Rekonstruksi Tahap 1

Download Jurnal Disini

Mikrotia didefinisikan sebagai malformasi daun telinga yang memunculkan kelainan bentuk ringan sampai ukuran kecil hingga tidak terbentuk sama sekali (anotia). Saat ini penggunaan tandur tulang rawan iga autologus masih menjadi baku emas untuk mencapai mikrotia. Prosedur yang ada saat ini masih sangat jarang, meskipun masih memiliki literatur yang melaporkannya. Tindakan ini dilakukan untuk menunjukkan hasil dari mikrotia pertama yang dilihat dari reaksi dan reaksi terhadap tandur tulang rawan iga. Studi ini merupakan kasus-kasus yang dilaporkan dengan prosedur aurikuloplasti tahap 1 pada wanita 17 tahun dengan mikrotia bilateral derajat 3 dan laki-laki usia 15 tahun dengan mikrotia unilateral derajat 3 di Rumah Sakit Dr.Hasan Sadikin tahun 2016. Evaluasi lokasi pada saat yang sama pasien tidak akan menghasilkan infeksi dan reaksi. Penggunaan tandur autologus masih mejadi pilihan utama dalam penatalaksaanaan operasi mikrotia. Cara yang tepat dan perawatan yang baik dapat mengurangi angka kejadian infeksi dan terhindar dari reaksi penolakan terhadap jaringan. Keywords: Kata kunci: aurikuloplasti, graft, mikrotia, cetak

Download Jurnal Disini

Tags: