Jurnal Studi Awal Penggunaan Polyether Ether Ketone (SPEEK) Sulphonated sebagai Proton Exchange Membran untuk Microbial Fuel Cell (MFC)

Jurnal

Studi Awal Penggunaan Polyether Ether Ketone (SPEEK) Sulphonated sebagai Proton Exchange Membran untuk Microbial Fuel Cell (MFC)
Download Jurnal Disini

Sulfonated polyether ether ketone (SPEEK) digunakan sebagai membran pertukaran proton (PEM) dalam Microbial Fuel Cell (MFC). Kinerja SPEEK dalam menghasilkan listrik telah diamati di MFC menggunakan air limbah dan glukosa sebagai substrat. MFC dengan katering dan tahu air limbah menghasilkan kepadatan daya maksimum sekitar 0,31 mW / m 2 dan 0,03 mW / m 2masing-masing, lebih rendah dari MFC dengan kepadatan daya rata-rata tapioka dari 39,4 W / m 2 lebih dari 48 jam. Kepadatan daya didorong karena adanya Saccharomyces cerevisiae sebagai inokulum. Studi menggunakan S. cerevisiae dan Acetobacter acetiisecara terpisah, juga dilakukan dengan glukosa sebagai substrat. MFC menghasilkan kerapatan daya rata-rata adalah 7,3 dan 6,4 mW / m 2 untuk S. cerevisiae dan A. acetii, masing-masing. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa membran SPEEK memiliki potensi penggunaan dalam MFC dan dapat menggantikan membran komersial, Nafion.

Artikel Sejarah: Diterima: Juni 14 th 2017; Diterima: 25 September th 2017; Diterima: 16 Desember th 2017; Tersedia online

Bagaimana Mengutip Artikel Ini: Putra, HE, Permana, D dan Djaenudin, D. (2018) Studi Awal Penggunaan Sulfonasi Polyether Ether Ketone (SPEEK) sebagai Proton Exchange Membran untuk Sel Bahan Bakar Mikroba (MFC). International Journal of Renewable Energy Development, 7 (1), 7-12.

https://doi.org/10.14710/ijred.7.1.7-12

Download Jurnal Disini

Tags: