Jurnal Penelitian Mobilitas Dan Perilaku Pengaruhnya Terhadap Malaria Impor Di Kecamatan Watulimo Kabupaten Trenggalek

Download Jurnal Disini

Malaria menjadi penyakit yang paling banyak didistribusikan di dunia. Ada 212 juta kasus malaria dan 429.000 di antaranya meninggal pada tahun 2015. Faktor lingkungan, perilaku, pengetahuan dan perawatan kesehatan memainkan peran penting dalam kejadian malaria di daerah endemis. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis pengaruh faktor mobilitas dan perilaku terhadap kejadian impor malaria di Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek. Penelitian ini adalah observasional, menggunakan desain studi kasus kontrol. Sampel penelitian adalah 42 orang. Data dianalisis statistik menggunakan uji regresi logistik. Hasil penelitian ini adalah pengaruh antara frekuensi mobilitas tinggi (p = 0,023; OR = 16,670), lama tinggal di daerah endemis sedikit (p = 0,014; OR = 35,940), kurang pengetahuan (p = 0,022; OR = 11.946), dan kurang praktik (p = 0,010; OR = 25,534) terhadap kejadian impor malaria di Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek. Tetapi tidak ada pengaruh sikap (p = 0,470) terhadap kejadian impor malaria di Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek. Frekuensi tinggi faktor mobilitas ≥ 3 kali dan lamanya tinggal di daerah endemis selama 1-2 bulan, faktor perilaku yang kurang pengetahuan dan praktik dapat menyebabkan peningkatan risiko kejadian impor malaria di Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek. Kami merekomendasikan untuk meningkatkan pengetahuan dan praktik masyarakat tentang malaria dan pencegahannya dengan konseling. Peningkatan pemberdayaan JMD, revitalisasi Posmaldes, penyediaan malaria kemoprofilaksis dan kelambu insektisida di tingkat desa.

Download Jurnal Disini

Tags: