Jurnal Penelitian Kebersihan, Sanitasi dan Kualitas Bakteriologis Susu Sapi di Desain Krajan, Desa Gendro, Tutur Kabupaten Pasuruan

Download Jurnal Disini

Limbah sapi mengandung mikroba Escherichia coli yang cukup tinggi yang dapat mencemari produk susu. Kontaminasi bisa berasal dari berbagai sumber ambing sapi, tubuh sapi, debu di udara, peralatan kotor dan manusia yang melakukan pemerahan. Upaya kebersihan dan sanitasi adalah salah satu upaya kesehatan lingkungan yang paling penting untuk mencegah kontaminasi pada susu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan peternak kebersihan, sanitasi kandang dan kualitas bakteriologis susu sapi (Escherichia coli) di Dusun Krajan, Desa Gendro, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan. Penelitian ini dilakukan dengan desain cross sectional. Ukuran sampel yang digunakan adalah total populasi 26 petani terdaftar menjadi anggota kelompok peternak Agung II di Dusun Krajan. Kebersihan peternak dan sanitasi kandang dianalisis secara kuantitatif kuantitatif pada kualitas bakteriologis susu sapi (Escherichia coli). Kebersihan peternak meliputi 3 komponen: penggunaan APD saat bekerja (sepatu bot, masker, sarung tangan), kebiasaan mencuci tangan dan kondisi pakaian kerja. Sanitasi kandang mencakup 5 komponen yaitu persyaratan teknis dari bangunan kandang, lokasi kandang, arah kandang, penanganan kotoran ternak, kebersihan kandang. Kualitas bakteriologis susu sapi (Escherichia coli) diperiksa di laboratorium menggunakan teknik isolasi dan identifikasi. Sebanyak 73% responden termasuk dalam kategori kebersihan petani miskin dan 65% responden termasuk dalam kategori sanitasi kandang yang buruk. Sedangkan pemeriksaan sampel susu sebanyak 65% diketahui kontaminan Escherichia coli. Peningkatan penggunaan APD (Alat Pelindung Diri) dan manajemen sanitasi kandang harus dilakukan oleh petani untuk mencegah kontaminasi Escherichia coli pada produk susu.

Download Jurnal Disini

Tags: