Jurnal Penelitian Karakteristik Pekerja dan Paparan Debu pada Status Fungsi Paru di Divisi Jumping Saw Industri Kayu di Banyuwangi: Sebuah Studi Asosiasi

Download Jurnal Disini

Debu kayu di udara akan membawa masalah kesehatan yang serius jika diperpanjang. Debu Kayu berpengaruh terhadap kesehatan karena pengaruhnya terhadap fungsi paru melalui pintu masuk sistem pernapasan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan karakteristik pekerja dan paparan debu terhadap status fungsi paru dalam pekerja divisi jumping saw di industri kayu Sempu, Banyuwangi. Penelitian ini bersifat observasional dengan desain cross sectional. Data penelitian diperoleh dengan memberikan kuesioner kepada responden, pengukuran tingkat debu dengan menggunakan HVAS dan pemeriksaan fisiologi paru-paru menggunakan alat spirometri. Sampel dalam penelitian ini adalah 7 pekerja di bagian jumping saw dan 6 pekerja di bagian kantor. Data dianalisis dengan uji statistik chi square untuk menganalisis hubungan dan uji statistik t untuk menganalisis perbedaan status fungsi paru antara 2 kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat debu pada kelompok paparan pekerja jumping saw adalah 19,90 mg / m 3 dan kelompok non-paparan (kantor) adalah 0,089 mg / m 3cocok dengan Permenakertrans No. 13 / MEN / X / 2011 adalah 5 mg / m 3. Hasil pengukuran fungsi paru menunjukkan bahwa normal 15,38% dan gangguan 84,62%. Dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan antara umur, lama kerja, kebiasaan merokok, kebiasaan penggunaan alat pernafasan, riwayat penyakit pernapasan dan paparan debu terhadap status fungsi paru, kecuali hubungan antara status gizi dengan status fungsi paru. Perusahaan harus memantau kadar debu kayu, untuk memastikan tidak melebihi NAB dan pemeriksaan kesehatan fisiologis paru-paru secara teratur.

Download Jurnal Disini

Tags: