Jurnal Penelitian Faktor Lingkungan Fisik dan Asosiasinya dengan Keberadaan Mycobacterium Tuberculosis: Sebuah Studi di Wilayah Kerja Puskesmas Perak Timur

Download Jurnal Disini

Pada tahun 2017, Dinas Kesehatan Kabupaten Surabaya melaporkan peningkatan jumlah kasus baru tuberkulosis paru di wilayah kerja Puskesmas Surabaya Perak Timur dan dilaporkan sebagai tingkat kasus TB tertinggi di Surabaya. TBC paru dapat ditularkan melalui kontaminasi udara sekitar yang diprakarsai oleh kehadiran Mycobacterium tuberculosis. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan hubungan faktor lingkungan fisik (suhu, kelembaban, pencahayaan, ukuran ventilasi, bahan lantai, dinding, langit-langit, dan kepadatan) di hadapan Mycobacterium tuberculosis di udara. Penelitian ini adalah penelitian analitik observasional dengan desain studi kasus kontrol. Sampel penelitian terdiri dari 21 rumah tangga / pasien yang didiagnosis positif TB paru. Data diperoleh dari kuesioner yang diisi oleh responden, observasi langsung dan pemeriksaan laboratorium terhadap keberadaan Mycobacterium tuberculosis di udara. Analisis data dilakukan dengan uji Chi-square yang didukung oleh uji Fisher Exact Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara variabel lingkungan fisik variabel suhu (p-value = 0,000), kelembaban (p-value = 0,000), lighting (p = 0,000), dengan keberadaan mycobacterium tuberculosis di dalam ruangan. Sementara hubungan yang tidak signifikan terdeteksi untuk variabel ventilasi (p = 0,397), bahan lantai (p = 0,229), bahan dinding (p = 0,338), kondisi langit-langit (p = 0,331), dan kepadatan penghuni (p = 0,611) ), dengan kehadiran Mycobacterium tuberculosis di udara ruang bersama penelitian ini menyimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara suhu, kelembaban, dan pencahayaan dengan kehadiran Mycobacterium tuberculosis di sekitar ruang bersama. Penularan TB dapat dihilangkan dengan menggunakan masker wajah, Meskipun tingkat pengetahuan sebelumnya terpenuhi, perilaku keluarga dan praktik ketika berhubungan dengan pasien tidak cukup untuk mencegah penularan TB paru.

Download Jurnal Disini

Tags: