Jurnal Penelitian Determinan Pernikahan Dini di Desa Semendaran Kota Cilegon

Download Jurnal Disini

Laporan MDGS tahun 2008 mengacu pada jumlah perkawinan dini di Indonesia mencapai 34,5%. Menurut catatan KPAI jumlah perkawinan yang diterima di Indonesia setiap tahun mencapai 2 hingga 2,5 juta pasang. Kekurangtahuan tentang seks dengan kehidupan rumah tangga serta keberadaan adat istiadat yang membuat malu kawin tua (perawan tua) menyebabkan meningkatnya perkawinan dan penuaan remaja. Desa Semendaran merupakan desa di Kecamatan Jombang Kota Cilegon dengan jumlah 35 orang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui determinan pernikahan dini di Desa Semendaran Kecamatan Jombang Kota Cilegon tahun 2016. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan jumlah sampel sebanyak 100 orang yang digunakan oleh proporsif simpel random sampling. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 41% responden melakukan pernikahan dini, 51% memiliki tingkat pengetahuan yang kurang baik, 59% memiliki sikap yang positif, 85% memiliki tingkat pendidikan yang rendah, 51% mendapat dukungan keluarga, 84% mendapat bantuan keluarga, 84% responden tidak bekerja. Tidak terkait dengan tingkat pengetahuan, sikap, pendidikan, dukungan keluarga, usia, pekerjaan dengan pernikahan dini.

Perlu kehadiran upaya pendampingan dan pendewasaan pernikahan melalui kegiatan-kegiatan kelompok dan masyarakat secara simultan dan berkelanjutan.

Kata Kunci: Bantuan keluarga, Pernikahan dini, Pengetahuan, Sikap

Download Jurnal Disini

Tags: