Jurnal Internasional Tinjauan sistematis Struktur Faktorial dari Skala Sikap Makan Bayi Iowa (IIFAS)

Jurnal Internasional

Tinjauan sistematis Struktur Faktorial dari Skala Sikap Makan Bayi Iowa (IIFAS)
Download Jurnal Disini
Latar Belakang: Sikap terhadap laktasi adalah salah satu prediktor terbaik untuk menyusui. Iowa Infant Feeding Attitudes Scale (IIFAS) digunakan untuk mengukur sikap terhadap laktasi. IIFAS adalah alat yang valid dan dapat diandalkan tetapi struktur faktorial alat ini dilaporkan dalam berbagai penelitian yang berbeda. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menilai struktur faktorial IIFAS. Bahan dan Metode: Pencarian ekstensif dilakukan dalam database database Medline, EMBASE, Web of Science, Scopus, Cochrane Library, dan CINAHL hingga Mei 2018. Dua peneliti independen menyaring artikel dan pada langkah berikutnya, teks lengkap dari artikel yang mungkin relevan dibaca dan dirangkum. Kualitas penelitian dilakukan oleh daftar periksa COSMIN. Kata kunci berikut digunakan: (Iowa Infant Feeding Attitude Scale ATAU IIFAS) DAN (Analisis Faktor ATAU analisis faktor eksploratori ATAU analisis faktor konfirmatori ATAU Validitas ATAU psikometrik). Hasil: Enam studi dinilai dalam tinjauan sistematis. Dalam versi Spanyol, solusi faktor tunggal dengan 9 item dalam sampel dari 1.294 wanita hamil diuji dan menunjukkan kecocokan yang memuaskan dengan data. Dalam versi Jepang, penulis memberikan model faktor tunggal dengan 16 item. Faktor pembebanan berkisar dari -0,06 hingga 0,68. Versi bahasa Arab, EFA mengidentifikasi 6 faktor dengan nilai eigen lebih dari 1 menjelaskan 61% dari total varian. Namun, plot scree menyarankan struktur unidimensional. Dalam versi Cina, EFA mengekstraksi empat faktor dan diberi label "Menguntungkan untuk menyusui", "Menguntungkan untuk memberi susu formula", "Kenyamanan" dan "pengaruh sosiologis". Dalam versi Kanada dan Singapura, model yang paling masuk akal berdasarkan PUS adalah model tiga faktor dan diberi label "Menguntungkan untuk menyusui", "Kenyamanan" dan "Menguntungkan untuk pemberian susu formula". Kesimpulan: Model empat faktor dan model tiga faktor dapat digunakan dalam praktik dan penelitian klinis. Ada kebutuhan untuk menguji lebih lanjut model faktor tunggal.

Download Jurnal Disini

Tags: