Jurnal Internasional Studi Komparatif Tanggapan Pengobatan Sindrom Distress Pernafasan pada Bayi Prematur: …

Jurnal Internasional

Studi Komparatif Tanggapan Pengobatan Sindrom Distress Pernafasan pada Bayi Prematur: ...
Download Jurnal Disini
Latar Belakang Bayi sindrom gangguan pernapasan (IRDS) adalah salah satu penyebab utama komplikasi serius dan kematian pada bayi prematur. Baik Nasal Continuous Positive Airway Pressure (NCPAP) dan Nasal Intermittent Positive Pressure Ventilation (NIPPV) dikenal sebagai strategi perawatan yang paling umum untuk IRDS. Penelitian ini dimaksudkan untuk membandingkan NCPAP dan NIPPV dalam pengobatan bayi prematur dengan sindrom gangguan pernapasan. Bahan dan Metode Untuk penelitian percobaan klinis buta ganda ini selama periode satu tahun (2016 hingga 2017) di Rumah Sakit Fatemieh di kota Hamadan (Iran), sekitar 60 bayi prematur RDS secara acak dimasukkan ke dalam dua kelompok perlakuan; kelompok NIPPV menerima PIP (14-20 cmH2O), RR: 30-50 / menit, PEEP (5-6 cmH2O), FiO2 hingga 60%. Kelompok NCPAP menerima PEEP (5-6 cmH2o), Aliran: 6-7 L / menit, dan FiO2 hingga 60% Hasil Tidak ada perbedaan yang signifikan dalam nilai rata-rata usia kehamilan (30,07 ± 1,50 vs 30,07 ± 2,05 , P> 0,05), berat lahir (1259 ± 263 vs 1235 ± 285; P> 0,05), dan skor Apgar 1 menit (5,53 ± 1,13 vs 5,33 ± 1,34; P> 0,05) antara kelompok perlakuan NIPPV dan NCPAP. Selain itu, tingkat pemulihan, kematian dan komplikasi penyakit tidak berbeda secara signifikan antara kedua kelompok. Namun, durasi dukungan pernapasan kurang dalam NIPPV daripada NCPAP (34,9 ± 33,8 vs 68,4 ± 32 jam; P = 0,001). Kesimpulan Menurut hasil, tidak ada keuntungan yang signifikan antara NIPPV vs NCPAP metode dalam pengobatan RDS pada bayi prematur dengan berat lahir sangat rendah.

Download Jurnal Disini

Tags: