Jurnal Internasional Perbandingan prevalensi dan tren Malnutrisi antara Iran 0-6 tahun dibandingkan dengan …

Download Jurnal Disini

Latar Belakang: Untuk merencanakan penurunan prevalensi gizi buruk pada anak-anak, diperlukan data status terkini yang dapat diandalkan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperkirakan prevalensi dan tren kekurangan gizi di antara anak-anak Iran. Metode: PubMed, web sains ISI, SCOPUS, Google Cendekia, serta basis data Iran termasuk SID dan Magiran dicari untuk studi yang diterbitkan sebelum Oktober 2017 dengan ketentuan kekurangan gizi MeSH, Gangguan Nutrisi, wasting, stunting, underweight, kurang gizi, nutrisi, antropometri, berat badan, dan anak-anak dan Iran. Tiga model efek acak diterapkan untuk memperkirakan prevalensi gabungan antara kurus, stunting, dan wasting. Meta-regresi dan kumulatif meta-analisis dilakukan. Semua analisis juga dilakukan secara terpisah untuk dua kelompok umur yang berbeda termasuk 0-6 tahun (prasekolah) dan 7-11 tahun (sekolah dasar). Hasil: Tujuh puluh lima studi (informasi dari 1069815 individu) dimasukkan dalam meta-analisis akhir. Prevalensi keseluruhan dari kekurangan berat badan, stunting dan wasting diperkirakan 8,4% (95% CI: 7,6-9,1), 14,5% (95% CI: 13,1-15,9) dan 5,6% (95% CI: 5-6,2) pada anak usia 0 -6 tahun, dan 6,6% (95% CI: 4,8-8,4), 7,3% (95% CI: 5,6-9.1) dan 8,3% (95% CI: 6-10,7) masing-masing pada anak-anak berusia 7-11 tahun. Meta-analisis kumulatif menunjukkan penurunan kecenderungan umum malnutrisi pada anak-anak prasekolah dan sekolah dasar Iran. Kesimpulan: Pengerdilan dan pemborosan adalah bentuk malnutrisi yang paling umum pada anak prasekolah dan anak sekolah dasar Iran. Kecenderungan umum kekurangan gizi menurun pada anak-anak prasekolah dan sekolah dasar Iran; ini jauh lebih nyata tentang stunting.

Download Jurnal Disini

Tags: