Jurnal Internasional Perbandingan Efikasi dan Efek Samping Injeksi Intravena dan Intramuskular …

Download Jurnal Disini

Latar Belakang Ketamin adalah reseptor antagonis N-metil-D-aspartat (NMDA), dan agen sedatif turunan phencyclidine. Dengan demikian tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi efek injeksi ketamin intravena (IV) dan intramuskular (IM) untuk prosedur sedasi anak-anak. Bahan dan Metode Dalam uji klinis acak ini pasien, anak-anak 1-6 tahun dirujuk ke Departemen Darurat Ahvaz Golestan dan Rumah Sakit Imam Khomeini, kota Ahvaz, Iran, dibagi secara acak menjadi dua kelompok (kelompok IV dan IM). Pasien dalam kelompok IV menerima ketamin dengan dosis 1,5 mg / kg intravena dan pasien dalam kelompok IM menerima ketamin dengan dosis 4 mg / kg secara intramuskuler. Kemudian efikasi dan efek samping pada kedua kelompok dilakukan setiap 5 menit untuk yang pertama selama 15 menit pertama. Hasil 222 pasien dengan indikasi sedasi terdaftar. Hasil menunjukkan bahwa pada menit pertama, sebagian besar pasien yang menerima IM ketamin berada dalam level sedasi (67,6%, n = 73); sementara mayoritas pasien yang menerima ketamin IV adalah sedasi level 1 sampai 3 (masing-masing 28,9%, 24,6% dan 26,3%) (P <0,001). Selain itu, pada menit ke-5, sebagian besar pasien yang menerima ketamin IV berada di level 6 sedasi (62,3%), sedangkan mereka yang menerima IM ketamine berada di level 5 sedasi (52,8%) (P <0,001), yang lebih baik dalam kelompok IV. Sementara di menit ke-15, kami tidak menemukan perbedaan yang signifikan antara kelompok (P = 0,057). Kesimpulan Hasil penelitian ini menunjukkan efek menguntungkan dari ketamin IV dalam membuat tingkat sedasi yang lebih baik pada pasien anak untuk tujuan yang berbeda (prosedur medis dan para-klinis).

Download Jurnal Disini

Tags: