Jurnal Internasional Peran Ultrasonografi Doppler Arteri Uterine pada Trimester Kedua dalam Memprediksi Preeklampsia

Download Jurnal Disini

Latar Belakang Preeklampsia adalah sindrom kehamilan spesifik. Diagnosis dini dan pemberian preeklampsia yang tepat dapat menyebabkan peningkatan hasil ibu dan bayi baru lahir. Kami bertujuan untuk menyelidiki USG Doppler arteri uterina dalam memprediksi preeklampsia pada wanita dengan kehamilan berisiko tinggi. Bahan dan Metode Penelitian analitik ini dilakukan pada 160 wanita primigravida dengan usia kehamilan 18 hingga 26 minggu mengacu pada rumah sakit Ali-IEbne Abi Taleb di Zahedan (Iran). Doppler arteri uterine dianggap abnormal jika rata-rata Indeks Pulsatilitas (PI) lebih tinggi 95% untuk usia kehamilan atau bentukan bilateral diamati. Semua sonografi arteri uterus dilakukan oleh satu ahli sonografi dan dengan satu mesin. Kemudian hasil kehamilan (seperti solusio plasenta, perdarahan postpartum, kematian, penerimaan Unit Perawatan Intensif Neonatal, berat lahir rendah, persalinan prematur, dll.) Dibandingkan antara kedua kelompok. Hasil Usia rata-rata wanita hamil adalah 25,4 ± 5,6 tahun. Preeklamsia terlihat pada 37 (24,7%) wanita dan sehat terlihat pada 113 (75,3%) wanita. Perbedaan yang signifikan secara statistik terlihat antara wanita dengan sonografi Doppler normal dan abnormal (P = 0,001). Sensitivitas ultrasonografi Doppler dalam memprediksi onset dini, onset lambat, dan preeklamsia berat masing-masing adalah 73,3%, 62,5%, dan 100%. Spesifisitas ultrasonografi Doppler dalam memprediksi onset dini, onset lambat, dan preeklamsia berat masing-masing adalah 64,4%, 66,1%, dan 74,3%. Kesimpulan Temuan penelitian menunjukkan bahwa Doppler arteri uterine (Pulsatility Index) berguna dalam memprediksi terjadinya preeklampsia pada trimester kedua.

Download Jurnal Disini

Tags: