Jurnal Internasional Penyakit hati kronis anak: Sebuah studi klinikopatologis dari pusat perawatan tersier

Download Jurnal Disini

Latar Belakang: Penyakit hati kronis (CLD) pada anak-anak merupakan masalah kesehatan yang berkembang dengan morbiditas dan mortalitas yang signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pola klinikopatologis CLD pediatrik di Rumah Sakit Universitas Sohag, Sohag, Mesir Atas. Bahan dan Metode: Sebanyak 151 anak dengan CLD dimasukkan dalam studi prospektif ini dari Juni 2014 hingga Mei 2018. Kasus penyakit hati akut atau lesi fokus hati dikeluarkan. Semua pasien menjadi sasaran riwayat rinci dan pemeriksaan fisik. Ultrasonografi perut, CBC, tes fungsi hati, serologi virus, autoantibodi untuk hepatitis autoimun dan biopsi inti hati dilakukan untuk semua anak. Hasil: CLD Pediatrik terdiri 1,6% dari total penerimaan di departemen pediatrik. Gangguan kolestasis neonatal (NCD) dan gangguan hati metabolik (MLD) adalah penyebab utama CLD (41,05% dan 35,1%, masing-masing). NCD terdiri dari hepatitis neonatal (25,1%), atresia bilier ekstrahepatik (13,2%) dan kurangnya saluran empedu interlobular (2,7%). MLD termasuk penyakit penyimpanan glikogen (26,5%), kesalahan metabolisme bawaan sejak lahir (5,3%), penyakit Gaucher (2,0%), dan penyakit Niemann Pick (1,3%). Penyebab CLD lainnya adalah hepatitis autoimun (8,6%), fibrosis hati bawaan (5,9%), penyakit hati berlemak non-alkohol (4,0%), infeksi hepatitis C kronis (2,7%) dan penyakit Budd Chiari (0,6%). Pada tindak lanjut dari 89 kasus, kursus klinis stasioner, peningkatan klinis dan perburukan klinis terlihat di masing-masing 52,8%, 34,8%, dan 12,3%. Kesimpulan: Tingkat CLD tumbuh di Mesir Hulu dan terutama disebabkan oleh kolestasis neonatal dan gangguan metabolisme hati. Hasil anak-anak baik dan sebanding dengan negara lain.

Download Jurnal Disini

Tags: