Jurnal Internasional Penilaian Tingkat Timbal Darah pada Anak-Anak dengan Kegagalan Gagal untuk Berkembang …

Download Jurnal Disini

BackgroundLead adalah racun yang kuat dan stabil, berbahaya terutama untuk anak-anak, wanita hamil, dan orang tua. Hampir 27% anak-anak berusia di bawah 5 tahun menderita gagal tumbuh (NTP). Karena efek berbahaya yang mungkin dari keracunan timbal pada pertumbuhan anak-anak, dalam penelitian ini kami bertujuan untuk menilai tingkat timbal darah pada anak-anak dengan kegagalan yang tidak dapat dijelaskan untuk berkembang. Metode penelitian cross-sectional analitik ini dilakukan pada 200 anak di bawah 2 tahun yang dirujuk ke rumah sakit Ghaem, rumah sakit rujukan di kota Mashhad-Iran. Para peserta dibagi menjadi dua kelompok yang sama, satu dengan FTT yang tidak dapat dijelaskan (kelompok A), dan anak-anak dengan berat badan normal (kelompok B). Karakteristik dasar diperoleh dengan kuesioner yang dibuat penelitian. Sampel darah diambil oleh perawat rumah sakit yang buta terhadap kelompok studi. Tingkat timbal darah diukur dengan metode spektrofotometri serapan atom (Perkin Elmer 3030). Hasil Rata-rata ± standar deviasi (SD) dari tingkat timbal dalam kelompok FTT dan kelompok kontrol adalah 7,3 ± 3,32 μg / dL dan 6,37 ± 5,93 µg / dL, masing-masing. Tingkat timbal darah secara signifikan lebih tinggi pada kelompok NTP daripada kelompok kontrol (P = 0,001). Baseline Charactistics (seperti hgender, tingkat pendidikan orang tua, usia kehamilan, dan status sosial-ekonomi keluarga) tidak berbeda secara signifikan antara kedua kelompok (P> 0,05). Kesimpulan Hasil penelitian kami menunjukkan bahwa tingkat timbal darah lebih tinggi pada anak-anak dengan NTP. Jadi keracunan timbal dapat menjadi penyebab potensial dari FTT yang tidak dapat dijelaskan. Jadi, mengukur kadar timbal dalam darah dapat berguna dalam pemeriksaan diagnostik pasien dengan FTT.

Download Jurnal Disini

Tags: