Jurnal Internasional Penilaian Risiko Gizi pada Anak-Anak dengan Kanker: Studi Longitudinal di Timur Laut Iran

Download Jurnal Disini

Latar Belakang Anak-anak dengan kanker berisiko kekurangan gizi. Penilaian risiko gizi lebih penting di negara berkembang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyelidiki risiko gizi pada anak-anak yang dirawat dengan kanker. Bahan dan Metode Seratus anak yang mengaku baru didiagnosis dengan kanker dipelajari pada saat masuk, setelah 3 dan 6 bulan. Karakteristik demografi dan indeks antropometri dicatat melalui alat standar dan dikalibrasi. Risiko gizi dinilai sesuai dengan Screening Tool yang dimodifikasi untuk Penilaian Malnutrisi pada Pediatrik (STAMP). Analisis statistik dilakukan menggunakan perangkat lunak SPSS (versi 16.0). Hasil Dari 100 anak 55 pasien (55%) adalah perempuan. Usia rata-rata adalah 3,46 ± 3,3 tahun. Tumor hematologi merupakan 73,5% pasien. Semua pasien berada dalam risiko gizi. Tidak ada pasien dengan risiko gizi rendah selama studi; 17 pasien (17%), 53 pasien (56,4%), dan 41 pasien (43,6%) didiagnosis dengan risiko gizi sedang pada saat masuk, setelah 3 dan 6 bulan, masing-masing; 83 pasien (83%), 41 pasien (43,6%), dan 40 pasien (43%) didiagnosis dengan risiko gizi tinggi pada saat masuk, setelah 3 dan 6 bulan, masing-masing. Perbedaannya signifikan (p <0,001). Setelah 6 bulan, berat badan, tinggi, lingkar lengan atas pertengahan (MUAC), dan indeks massa tubuh (BMI) meningkat dibandingkan dengan saat penerimaan (p <0,05). Kesimpulan Menurut hasil STAMP yang dimodifikasi, semua pasien yang diteliti memiliki risiko gizi. Risiko gizi menurun selama studi. Risiko gizi menurun setelah 6 bulan pada anak-anak yang baru didiagnosis dengan kanker dibandingkan dengan saat masuk.

Download Jurnal Disini

Tags: