Jurnal Internasional Penelanan Benda Asing pada Anak-anak Iran: Pengalaman 369 Kasus di Unit Pediatrik

Download Jurnal Disini

Latar Belakang: Spektrum benda asing bervariasi berdasarkan lingkungan dan kebiasaan makan tertentu di setiap daerah. Penelitian ini dirancang untuk mengidentifikasi jenis benda asing, gejala terkait dan manajemen anak dengan konsumsi atau aspirasi benda. Bahan dan Metode: Penelitian retrospektif deskriptif ini meninjau grafik medis semua anak di bawah 18 tahun dengan dugaan aspirasi benda asing atau konsumsi yang dirawat di Rumah Sakit Namazee yang berafiliasi dengan Universitas Ilmu Kedokteran Shiraz selama periode 15 tahun dari 2003 hingga 2018 Data yang dicatat dalam daftar periksa dianalisis menggunakan SPSS V22. Hasil: Selama periode studi lima belas tahun, 369 anak-anak dalam rentang usia 28 hari hingga 18 tahun dengan konsumsi atau aspirasi FB dimasukkan dalam penelitian ini. Dari 264 pasien (43,9% perempuan, 56,1% laki-laki) dengan usia rata-rata 3,73 ± 3,30 tahun yang telah dirujuk dengan konsumsi benda asing, objek yang dapat diidentifikasi dikenali pada 245 (92,8%) pasien. Benda yang paling sering tertelan adalah koin (40,9%) diikuti oleh baterai cakram (15,9%). Benda asing telah disedot pada 105 pasien (32% perempuan, 68% laki-laki) dengan usia rata-rata 3,1 ± 2,8 tahun. Mayoritas objek yang disedot adalah biji (28,6%). Kesimpulan: Penelitian ini menunjukkan FB tertelan yang paling umum adalah koin dan terletak lebih di kerongkongan; Namun, FB yang disedot adalah biji dan bersarang di pohon bronkial kanan.

Download Jurnal Disini

Tags: