Jurnal Internasional Parkinsonisme terkait SPG11: Profil klinis, pencitraan molekuler dan respon l-dopa – Faber – – Gangguan Gerakan

Download Jurnal Disini

Latar Belakang: Pencitraan molekuler telah terbukti menjadi alat yang kuat untuk menjelaskan jalur yang mengalami degenerasi dalam berbagai macam penyakit syaraf dan belum secara sistematis dipelajari dalam paraplegia spastik herediter.
      

Tujuan: Untuk menyelidiki degenerasi dopaminergik dalam kelompok dari 22 pasien dengan paraplegia spastik herediter dikaitkan dengan SPG11 mutasi dan mengevaluasi tanggapan pengobatan untuk l- dopa.
      

Metode: Pasien dan kontrol menjalani pencitraan tomografi emisi foton tunggal yang menggunakan tracer 99m Tc ‐ TRODAT ‐ 1. Sebuah uji tunggal buta dengan 600 mg l- dopa dilakukan membandingkan skor UPDRS.
      

Hasil: Mengurangi kepadatan transporter dopamin bersifat universal di antara pasien. Degenerasi nigeria simetris dan berkorelasi dengan durasi penyakit dan motorik dan cacat kognitif. Tidak ada manfaat yang signifikan secara statistik yang dapat ditunjukkan dengan asupan dopa l- selama persidangan.
      

Kesimpulan: Gangguan jalur dopaminergik presinaptik adalah fenomena luas pada pasien dengan SPG11 mutasi, bahkan tanpa adanya parkinsonisme. Ketidak respons terhadap pengobatan dapat dikaitkan dengan kerusakan pascasinaps yang perlu diteliti lebih lanjut.
      

Download Jurnal Disini

Tags: