Jurnal Internasional Nilai Prognostik Solum ST2 (sST2) Tingkat Serum pada Bayi dan Anak dengan Gagal Jantung …

Download Jurnal Disini

Latar Belakang Gagal jantung (gagal jantung) pada bayi dan anak-anak dengan penyakit jantung bawaan (PJK) adalah komplikasi penting dengan hasil yang berbeda. Banyak biomarker digunakan sebagai indikator prognostik. Soluble ST2 (sST2) adalah salah satu penanda yang dipelajari pada orang dewasa dengan HF. Kami bertujuan untuk mempelajari nilai prognostik sST2 pada anak-anak CHD dengan HF. Bahan dan Metode Dalam studi kasus-kontrol saat ini, tiga puluh enam bayi PJK dan anak-anak dengan gagal jantung (20 pria dan 16 wanita) dengan usia rata-rata 20,3 ± 11,2 bulan dilibatkan dalam penelitian ini. Lain 20 (12 laki-laki dan 8 perempuan) anak-anak sehat dengan usia rata-rata 20,9 ± 9,1 bulan menjabat sebagai kontrol. Evaluasi klinis, ekokardiografi dan penilaian level sST2 dilakukan untuk semua subjek. Hasil Hasil penelitian kami menunjukkan bahwa tingkat sST secara signifikan lebih tinggi pada kelompok yang sakit daripada kontrol (30,85 ± 2,48 ng / ml vs 22,12 ± 1,50ng / ml, masing-masing), dan kami mencatat tingkat yang lebih tinggi pada anak-anak yang sakit parah, menurut klasifikasi klinis Ross dan pada mereka dengan prognosis buruk daripada mereka dengan prognosis baik. Kurva ROC untuk level sST2 pada kelompok yang sakit menunjukkan bahwa pada titik cutoff lebih dari 29,8 ng / ml, sensitivitas sST2 untuk memprediksi prognosis buruk anak-anak gagal jantung adalah 95% dengan spesifisitas 88%. Area di bawah kurva (AUC) adalah 0,94. Kami menemukan korelasi negatif yang signifikan antara tingkat sST2, dan fraksi ejeksi ventrikel kiri (LVEF), dan pemendekan fraksional (LVFS), dan korelasi positif yang signifikan dengan denyut jantung (HR) laju pernapasan (RR), rasio kardio-toraks (CT), kiri dimensi diastolik ujung ventrikel, dan sistolik (LVEDd dan LVESd). Kesimpulan Kadar sST2 meningkat pada bayi dengan PJK rumit dengan gagal jantung dapat digunakan sebagai indikator prediktif yang baik untuk hasil yang tidak menguntungkan pada pasien tersebut.

Download Jurnal Disini

Tags: