Jurnal Internasional Model Statistik yang Koheren untuk Analisis Frekuensi Banjir Pesisir dalam Kondisi Permukaan Laut Nonstationary – Ghanbari – – Masa Depan Bumi

Download Jurnal Disini

Eksposur banjir meningkat di komunitas pesisir karena naiknya permukaan laut. Memahami efek kenaikan permukaan laut (SLR) pada frekuensi dan konsekuensi dari banjir pesisir dan dampak sosial dan ekonomi selanjutnya adalah yang paling penting bagi para pembuat kebijakan untuk menerapkan strategi adaptasi yang efektif. Strategi yang efektif dapat mempertimbangkan dampak dari kerugian kumulatif akibat banjir ringan serta kerugian akut akibat peristiwa besar. Dalam penelitian ini, model Campuran Normal-Generalized Pareto Distribution (GPD) yang koheren secara statistik dikembangkan, yang merekonsiliasi karakteristik probabilistik ekor atas serta sebagian besar data permukaan laut. Kondisi permukaan laut nonstasioner dimasukkan dalam model campuran menggunakan metode Regresi Kuantil untuk mengkarakterisasi ambang batas GPD variabel sebagai fungsi SLR. Validitas kinerja dari model campuran dikuatkan untuk 68 stasiun pasang surut di sepanjang pantai Contiguous A.S. (CONUS) dengan data pengamatan jangka panjang. Metode ini kemudian digunakan untuk menilai frekuensi banjir minor dan besar pesisir yang ada dan yang akan datang. Hasilnya menunjukkan bahwa frekuensi banjir kecil dan besar akan meningkat di sepanjang wilayah pesisir CONUS sebagai respons terhadap SLR. Pada akhir abad ini, di bawah skenario SLR “Intermediate”, banjir besar diperkirakan akan terjadi dengan periode pengembalian kurang dari satu tahun di seluruh CONUS pantai. Namun, perubahan ini bervariasi secara geografis dan temporal. Model campuran direkonsiliasi dengan kurva eksposur properti untuk mengkarakterisasi bagaimana SLR dapat memengaruhi Average Annual Exposure (AAE) terhadap banjir pantai di dua puluh kota besar CONUS di pesisir.

Download Jurnal Disini

Tags: