Jurnal Internasional Menggunakan Teori Perilaku yang Direncanakan untuk Menjelaskan Maksud untuk Mengkonsumsi Minuman yang Dipemaniskan …

Download Jurnal Disini

Latar Belakang: Prevalensi tinggi kelebihan berat badan dan obesitas pada anak-anak berkorelasi erat dengan meningkatnya konsumsi minuman manis (SSB) .Tujuan penelitian ini adalah menggunakan teori perilaku terencana (TPB) untuk menjelaskan niat untuk mengkonsumsi SSB di antara siswa sekolah menengah. Bahan dan Metode: Penelitian deskriptif-analitik (cross-sectional) ini dilakukan pada 416 siswa sekolah menengah yang dipilih menggunakan multi-stage cluster sampling. Instrumen pengumpulan data adalah kuesioner tiga bagian termasuk karakteristik siswa dengan 4 item; keyakinan siswa terhadap SSB yang didasarkan pada TPB dengan 13 item; dan jumlah konsumsi harian SSB dan air dengan 2 item. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan tes deskriptif dan analitik, koefisien korelasi Pearson dan regresi linier dalam SPSS (versi 22.0). Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa usia rata-rata peserta adalah 13,91 ± 0,78 tahun. Tingkat prevalensi kelebihan berat badan dan obesitas pada siswa dilaporkan 21,6%. Jumlah penggunaan SSB di kalangan siswa tidak memuaskan (3,87 gelas per hari), sementara konsumsi air harian dilaporkan 1,75 gelas per hari. Selain itu, temuan menunjukkan bahwa sikap siswa dan kontrol perilaku yang dirasakan (P <0,001) memiliki hubungan yang signifikan secara statistik dengan niat untuk mengurangi konsumsi SSB, dan konstruk tersebut menjelaskan 27% dari varian niat siswa. Kesimpulan: Di antara variabel yang terkait dengan TPB, sikap dan kontrol perilaku yang dirasakan adalah faktor efektif pada niat siswa terhadap konsumsi SSB. Oleh karena itu, dengan menggunakan temuan ini, penyedia layanan kesehatan dapat merencanakan, mengimplementasikan dan mengevaluasi intervensi yang sesuai untuk mengurangi konsumsi SSB pada siswa.

Download Jurnal Disini

Tags: