Jurnal Internasional Membatasi riwayat cairan reservoir CO2-H2S: Wawasan dari isotop stabil, REE dan mikrometer mikrometometri cairan – Zwahlen – Geokimia, Geofisika, Geosystems

Download Jurnal Disini

Waduk yang menjadi tuan rumah 2 ‐H 2 S gas pembawa memberikan wawasan kunci ke dalam reaksi redoks kerak seperti reduksi termokimia sulfat (TSR). Meskipun demikian, masih ada pemahaman yang buruk tentang sejauh mana, durasi dan faktor-faktor yang membatasi proses ini pada skala waduk. Di sini kami menunjukkan bagaimana kombinasi petrografi, inklusi cairan, unsur tanah jarang (REE) dan karbon (δ 13 C), oksigen (δ 18 O) dan belerang (δ 34 S) data isotop stabil dapat menguraikan sejarah fluida akumulasi terbesar di dunia 2LaBarge Field di Wyoming, AS. Karbonat yang dihuni LaBarge Field diisi dengan minyak sekitar 80 Ma yang lalu, yang bersama dengan anhidrit nodular, mewakili reaktan untuk TSR. Nodul menunjukkan dua tren evolusi yang berbeda di δ 13 C dengan kedua 1945 34 S dan δ 18 O yang dapat digabungkan ke dua proses yang berbeda. Tren pertama, ditafsirkan untuk mencerminkan pelarutan gabungan anhidrit dan reduksi menjadi unsur sulfur dan oksidasi senyawa organik dan pengendapan kalsit selama TSR. Sebaliknya, tren kedua diinterpretasikan sebagai hasil dari influks [90003] [900004] hidrotermal setelah penghentian TSR. Selain itu, perhitungan neraca massa dilakukan untuk memperkirakan perkiraan durasi reaksi TSR 80 ka dan untuk mengidentifikasi ketersediaan senyawa organik sebagai faktor pembatas dari proses TSR. Pendekatan semacam itu menyediakan alat untuk prediksi terjadinya TSR di tempat lain dan memajukan pemahaman kita tentang interaksi cairan kerak.

Download Jurnal Disini

Tags: