Jurnal Internasional Membandingkan Efek Dua Metode Distraksi pada Intensitas Nyeri Venipuncture di …

Jurnal Internasional

Membandingkan Efek Dua Metode Distraksi pada Intensitas Nyeri Venipuncture di ...
Download Jurnal Disini
Latar Belakang Anak-anak menjalani prosedur yang menyakitkan selama perawatan dan perawatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh distraksi terhadap intensitas nyeri pada anak usia 6 hingga 12 tahun. Bahan dan Metode Uji klinis ini dilakukan pada anak-anak usia sekolah, yang merujuk ke Rumah Sakit Imam Hossein, Iran, kota Heris, Provinsi Azarbaijan Timur (Iran) pada tahun 2017. Total 48 pasien dipilih melalui teknik convenience sampling dan secara acak dibagi menjadi tiga kelompok 16 kasus. Pada ketiga kelompok, nyeri diukur menggunakan skala laporan diri Oucher, 3 menit sebelum dan sesudah venipuncture. Satu menit sebelum venipuncture, dalam kelompok "menarik napas dalam dengan meniup kertas whirligles" setelah memutar whirligigs kertas dan pernafasan, dalam kelompok "bernapas dalam" setelah pernafasan, jumlahnya dihitung hingga 10 putaran atau 10 napas. Dalam kelompok kontrol, tidak ada intervensi yang dilakukan. Analisis data dilakukan dalam perangkat lunak SPSS (versi 13.0). Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa "bernafas dalam dengan meniup whirligigs kertas" (Rata-rata + standar deviasi [SD]: 2,69 ± 0,79) dan "deep breathing" (Mean + SD: 2,63 ± 1,31) melaporkan intensitas nyeri kurang dari kelompok kontrol ( Mean + SD: 5.25 ± 1.00), dan metode "deep breathing with blowing paper whirligigs" memiliki intensitas nyeri yang paling rendah. Hasil uji ANOVA menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara kelompok dalam hal intensitas nyeri setelah intervensi (P ≥0,001). Kesimpulan Temuan menunjukkan bahwa kedua metode gangguan dalam penelitian ini (pernapasan dalam dengan meniup whirligigs kertas dan pernapasan dalam) secara efektif dapat mengurangi nyeri venipuncture.

Download Jurnal Disini

Tags: