Jurnal Internasional Ketimpangan Ekonomi dalam Konsumsi Makanan Sehat dan Sampah dan faktor penentu pada Anak dan …

Download Jurnal Disini

Latar Belakang: Kebiasaan gizi dan faktor penentu, terutama pada anak-anak dan remaja baru-baru ini berubah menjadi salah satu perhatian utama penelitian kesehatan. Kami memeriksa ketimpangan kontribusi diet menurut faktor sosio-demografis, usia, jenis kelamin, aktivitas fisik, dan citra tubuh untuk mengurangi kesenjangan ini pada anak-anak dan remaja Iran. Bahan dan Metode: Sampel penelitian terdiri dari 14.880 siswa berusia 6-18 tahun yang dipilih dari distrik perkotaan dan pedesaan di 30 provinsi Iran melalui metode pengambilan sampel multi-tahap yang bertingkat. Kuesioner frekuensi makanan pendek digunakan untuk memperkirakan konsumsi kelompok makanan. Metode Blinder-Oaxaca diterapkan untuk menyelidiki ketidaksetaraan dalam prevalensi konsumsi makanan sehat dan junk food antara kuintil status sosial-ekonomi (SES) pertama dan kelima. Hasil: Frekuensi konsumsi makanan sehat dan junk menunjukkan perbedaan besar antara kuintil SES. Perbedaan tertinggi ditemukan pada frekuensi konsumsi buah segar (25,38%), sayuran (12,92%), dan susu (10,74%). Konsumsi sayuran setiap hari, dan buah-buahan segar dan kering meningkat secara linear dengan meningkatkan kuintil SES. Perbedaan absolut tertinggi terlihat pada frekuensi konsumsi buah segar antara bagian bawah dan atas kelompok sosial ekonomi (nilai SII = -32%). SII yang diperkirakan secara statistik signifikan untuk konsumsi semua makanan sehat dan junk kecuali untuk makanan cepat saji dan konsumsi susu. Perkiraan indeks C untuk konsumsi makanan sehat dan junk masing-masing adalah positif dan negatif. Kesimpulan: Penelitian ini memberikan informasi yang cukup tentang konsumsi makanan sehat dan junk food dan faktor penentu di antara anak-anak dan remaja Iran untuk pemrograman yang lebih baik, mengembangkan kebijakan kesehatan, dan analisis pelengkap di masa depan.

Download Jurnal Disini

Tags: