Jurnal Internasional Kepadatan 3D, model termal dan komposisi litosfer Antartika dan implikasinya bagi evolusinya – Haeger – – Geokimia, Geofisika, Geosystems

Download Jurnal Disini

Antartika tetap menjadi salah satu daerah yang paling jarang dipelajari di Bumi, karena massa es yang besar dan kondisi iklim sangat menghambat pengukuran. Ini memainkan peran penting dalam fenomena global seperti perubahan permukaan laut. Untuk memahami dan memprediksi proses ini, kita perlu pengetahuan tentang panas yang datang dari interior bumi. Baru-baru ini telah diakui bahwa keadaan termal litosfer, cangkang luar Bumi yang kaku, memainkan peran penting dalam mengendalikan dinamika pelindung es dan, dengan demikian, perubahan permukaan laut global. Oleh karena itu, kami membuat model litosfer yang menggambarkan variasi suhu, kepadatan, dan komposisi. Sebelumnya, model tersebut dibuat dengan menggunakan beberapa set data tunggal (biasanya tomografi seismik). Kami menggunakan pendekatan integratif baru, menggabungkan beberapa set data untuk membuat model 3D komprehensif litosfer Antartika. Kombinasi berbagai set data memberikan model yang lebih kuat daripada saat menggunakan pendekatan tunggal. Hasil kami dari benua Antartika menunjukkan perbedaan kuat antara Antartika Timur dan Barat dalam suhu dan kepadatan hingga kedalaman sekitar 200 km. Daerah dengan variasi kepadatan komposisi negatif dan suhu rendah diidentifikasi di Antartika Timur dan ditafsirkan sebagai jauh lebih tua dari benua sekitarnya.

Download Jurnal Disini

Tags: