Jurnal Internasional Kelainan morfometrik regional dan relevansi klinis pada penyakit Wilson – Zou – – Gangguan Gerakan

Download Jurnal Disini

Latar Belakang

Morfologi membangun dasar clincal penyakit Wilson.

Tujuan

Untuk mendeteksi dan mengukur kelainan morfometrik regional, baik dalam volume maupun bentuk, pada pasien dengan penyakit Wilson.

Metode

Metode

Dua puluh tujuh pasien penyakit Wilson dan 24 kontrol sehat terdaftar. Struktur otak tertentu, termasuk kaudat bilateral, putamen, globus pallidus, thalamus, amygdala, hippocampus, nukleus merah, dan substantia nigra (SN), secara otomatis diekstraksi dari masing-masing peserta T 1 -berat gambar. Kelainan volume dan korelasi dengan skala Young yang dimodifikasi diselidiki. Selanjutnya, analisis bentuk berbasis vertex dilakukan untuk mengeksplorasi kelainan morfometrik spesifik wilayah.
            

Hasil

Atrofi volume global yang signifikan dan kelainan bentuk lokal terdeteksi dan diukur dalam kaudat bilateral, putamen, globus pallidus, thalamus, amygdala, nukleus merah, dan SN. Abnormalitas morfometrik dari kaudat, putamen, dan thalamus sangat kuat, sedangkan kelainan globus pallidus, amygdala, nukleus merah, dan SN lebih lemah. Tidak ada kelainan hippocampal yang diamati. Skala Young yang dimodifikasi ditemukan berkorelasi secara signifikan dengan volume putamen bilateral dan globus pallidus kanan. Analisis bentuk mengungkapkan atrofi subregional spesifik kaudat dan putamen bilateral. Mereka terkonsentrasi di subregional yang memproyeksikan ke korteks limbik dan eksekutif. Atrofi spesifik kawasan yang signifikan juga terdeteksi pada subregional thalamic bilateral yang memproyeksikan ke motorik primer, sensorik, dan korteks premotor.

Tags: