Jurnal Internasional Investigasi Pengaruh Ukuran Koklea dalam Penyisipan Kedalaman Elektroda pada Pasien dengan …

Download Jurnal Disini

Latar Belakang Operasi implan koklea adalah prosedur invasif untuk pasien dengan kehilangan pendengaran Sensorineural bilateral dan dapat menyebabkan beberapa risiko seperti kerusakan koklea. Kami bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas langkah-langkah koklea yang diperoleh dengan pemindaian komputer (CT) dalam memprediksi kedalaman pemasangan implan koklea. Bahan dan Metode Penelitian ini dilakukan dalam studi retrospektif dan cross-sectional pada 39 pasien yang menjalani implantasi koklea dengan Perangkat MED-EL. Radiografi resolusi tinggi yang disediakan sebelum operasi oleh CT-Scan digunakan untuk menentukan kedalaman dan diameter penyisipan array elektroda dari basal turn cochlea. Penyisipan dianggap dalam ketika elektroda ditempatkan setidaknya 22 mm ke dalam koklea. Data demografis, hasil CT-Scan dan hasil implantasi koklea (dalam atau dangkal) dievaluasi. Data dianalisis dengan perangkat lunak SPSS22 dan tingkat signifikansi kurang dari 0,05. Hasil Usia rata-rata pasien adalah 8,026 ± 1,77 tahun. Kedalaman penyisipan elektroda pada 34 (87,18%) pasien dalam dan pada 5 (12,82%) pasien dangkal bahwa perbedaannya signifikan secara statistik (P <0,05). Ukuran rata-rata koklea pada kelompok yang dalam jauh lebih tinggi daripada kelompok yang dangkal (masing-masing 5,89 ± 0,39 vs 5,2 ± 0,25 mm). Ada hubungan yang signifikan antara usia dan jenis kelamin pasien dalam kelompok yang dalam, dimana perempuan dan pasien dengan usia yang lebih rendah melaporkan tingkat pemasangan dangkal yang lebih tinggi. Kesimpulan Hasil penelitian ini menunjukkan kemanjuran menggunakan CT-Scan sebelum operasi untuk memprediksi kedalaman penempatan implan dan membantunya memilih prosthesis yang sesuai.

Download Jurnal Disini

Tags: