Jurnal Internasional Hasil Perinatal dari Polyhydramnios Idiopatik dengan Ultrasonografi Normal: Tinjauan Sistematik dan …

Download Jurnal Disini

Latar Belakang: Insiden polihidramnion dalam berbagai penelitian telah dilaporkan dari 0,2 hingga 3,9%. Sekitar, 50-60% kasus adalah idiopatik tanpa etiologi yang diketahui. Kami bertujuan untuk menyelidiki hasil perinatal dari polihidramnion idiopatik dengan ultrasonografi normal. Bahan dan Metode: Dalam penelitian ini, basis data Persia dan Inggris termasuk Barakatkns, SID, Magiran, Medline, Science Direct, Scopus, Cochran, Embase, dan ProQuest mencari artikel yang diterbitkan dari tahun 1950 hingga Agustus 2018. Prosedur pencarian dilakukan dengan kata kunci terkait dengan “polihidramnion idiopatik”, “hasil perinatal”, “ultrasonografi normal”, dan padanannya dalam “Mesh” dan PICO. Dalam meta-analisis, pertama-tama kami mengukur heterogenitas dengan menggunakan statistik I2 dan diuji menggunakan uji Q Cochran. Bahkan ketika heterogenitas rendah terdeteksi, model efek tetap diterapkan, dan untuk lebih dari 75% heterogenitas, model efek acak digunakan. Bagan Forest Plot disusun dan estimasi risiko relatif (RR) untuk setiap studi (ES), estimasi gabungan “RR” dengan menggabungkan semua studi dan 95% CI-nya, dan nilai-P yang terkait dengannya, adalah ditunjukkan. Hasil: Dalam penelitian ini, 13 artikel yang melibatkan 325.426 wanita hamil dimasukkan untuk analisis Meta. RR dan 95% CI dari seksio sesaria (CS), 1,61 (1,25-2,07), makrosomia, 1,84 (1,40-2,42), kelahiran prematur, 2,45 (1,29-4,64), penerimaan NICU, 2,90 (1,77-4,74), Apgar skor min 5 <7, 2.79 (1.18-6.57), gawat janin, 1.69 (1.02-2.80), dan besar untuk usia kehamilan (LGA), 2.27 (1.38-3.72), ditentukan. Kami menemukan RR yang lebih tinggi dari hasil perinatal termasuk penerimaan NICU, skor Apgar min 5 <7, kelahiran prematur, dan LGA. RR hasil perinatal lainnya seperti makrosomia, gawat janin, dan C.S lebih rendah. Kesimpulan: Polihidramnion idiopatik secara bermakna dikaitkan dengan hasil perinatal yang merugikan. Pemantauan intrapartum intensif dan perhatian lebih lanjut dalam postpartum diperlukan.

Download Jurnal Disini

Tags: