Jurnal Internasional Frekuensi dan Manifestasi Klinis dari Brucellosis Pediatri di Iran: Tinjauan yang Sistematis

Download Jurnal Disini

Latar belakang Brucellosis adalah penyakit zoonosis yang tersebar luas di seluruh negara berkembang. Anak-anak dianggap sebagai kelompok berisiko untuk infeksi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menilai frekuensi dan manifestasi klinis Brucellosis pada anak-anak dan remaja Iran. Bahan dan Metode: Kami secara sistematis mencari database internasional; ISI, Medline (via PubMed), Scopus, dan basis data nasional Irandoc, sistem jaringan pengetahuan Barakat, Magiran, dan Database Informasi Ilmiah (SID). Strategi pencarian dikembangkan berdasarkan pada istilah utama “Brucellosis,” “Demam Brucella”, “Gibraltar”, “Demam Batu”, “Demam Mengusir”, “Demam Siprus”, “Demam Malta”, dan “Penyakit Bang”. Hasil: Sebanyak 885 studi diidentifikasi, dari mereka total 12 studi yang dilakukan antara 2001 dan 2016 dimasukkan. Setelah penilaian relevansi dan kontrol kualitas, data dari 1.429 peserta disajikan dalam tinjauan kami. Usia pasien berkisar antara 2 hingga 18 tahun. Hanya satu dari dua belas penelitian yang memberikan prevalensi 4,30% dan 3,4 kejadian. Studi sangat bervariasi dalam melaporkan perilaku berisiko tinggi kontak hewan (8,4-76,0%) dan susu yang tidak dipasteurisasi (22,4 hingga 91,6%). Kesimpulan Temuan kami mengungkapkan disparitas prevalensi yang dilaporkan dan manifestasi klinis Brucellosis pada anak-anak Iran. Demam dan nyeri sendi adalah tanda yang paling sering dilaporkan. Perbedaan dalam desain studi, alat dan metode pengukuran, dan pengambilan sampel sub populasi, tidak memberikan kemungkinan agregasi data untuk inferensi yang lebih komprehensif.

Download Jurnal Disini

Tags: