Jurnal Internasional Evaluasi MRI Otak pada Anak-anak dengan Defisit Perhatian dan Gangguan Hiperaktif; Bagaimana …

Download Jurnal Disini

Latar Belakang Defisit Perhatian dan gangguan hiperaktif (ADHD) adalah gangguan otak yang ditandai oleh periode kurang perhatian, hiperaktif, dan perilaku impulsif. Kami bertujuan untuk mengevaluasi peran MRI otak pada anak-anak dengan ADHD. Bahan dan Metode Penelitian prospektif ini termasuk 100 anak-anak dengan diagnosis klinis defisit perhatian dan gangguan hiperaktif sesuai dengan kriteria IDC-10. Ada 79 laki-laki dan 21 laki-laki. Usia mereka berkisar antara 3 dan 14 tahun. Sebuah kohort pasien dirujuk dari unit neurologi pediatrik ke departemen radiologi di rumah sakit Universitas El Minia, El Minia, Mesir, pada periode antara Januari 2017 dan Desember 2017. Semua dari mereka menjalani evaluasi MRI otak setelah persetujuan komite etik dari lembaga kami dan penyelesaian dari informed consent. Hasil pemeriksaan MRI positif pada 66/100 pasien dan negatif pada 34/100 pasien. Disgenesis Corpus callosum adalah temuan paling umum pada 19/66 pasien, diikuti oleh patologi lobus temporal pada 14/66 pasien. Atrofi fronto-parietal atau serebelar ditemukan pada 11/66 pasien. Lesi umbi sinereum, hippocampus sclerosis, heterotopia, pachygyria, hemimegalencephaly, sindrom Joubert dan kista pineal adalah spektrum temuan di antara pasien positif yang tersisa. Kesimpulan MRI otak pada anak-anak dengan defisit perhatian dan gangguan hiperaktif akan menjadi poros untuk diagnosis. Tidak semua pasien mengalami atrofi serebelum atau fronto-parietal seperti yang diduga sebelumnya. Lobus temporal, corpus callosum dan umbi cinereum harus dicari dengan hati-hati.

Download Jurnal Disini

Tags: