Jurnal Internasional Efek stimulasi nukleus subthalamic dan levodopa pada pengambilan keputusan pada penyakit Parkinson – Atkinson – Clement – – Gangguan Gerakan

Download Jurnal Disini

Latar Belakang

Penyakit Parkinson (PD) sering dikaitkan dengan gangguan perilaku, khususnya dalam spektrum perilaku termotivasi seperti apatis atau impulsif. Baik perawatan farmakologis dan bedah saraf memiliki dampak pada gangguan ini. Namun, masih ada kontroversi mengenai apakah stimulasi otak dalam nukleus subthalamic (STN-DBS) dapat menyebabkan atau mengurangi perilaku impulsif.

Tujuan

Kami bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh operasi fungsional pada proses pengambilan keputusan di PD.

Metode

Kami mempelajari 13 pasien PD dan 13 kontrol sehat. Tugas eksperimental melibatkan meremas dinamometer dengan kekuatan variabel untuk mendapatkan hadiah dari berbagai nilai dalam empat kondisi: tanpa perawatan, dengan l – dopa atau stimulasi subthalamic saja, dan dengan keduanya l ‐dopa dan stimulasi subthalamic. Analisis statistik terdiri dari model campuran linier umum termasuk kondisi perawatan, nilai hadiah, tingkat upaya, dan interaksinya. Kami menganalisis tingkat penerimaan (persentase uji coba yang diterima), waktu keputusan, dan gaya yang diterapkan.
            

Hasil

Dibandingkan dengan kontrol, pasien tanpa pengobatan menunjukkan tingkat penerimaan yang lebih rendah dan kekuatan yang diterapkan. Pasien di bawah l opadopa saja tidak menunjukkan peningkatan tingkat penerimaan. Dengan stimulasi subthalamic, baik dengan atau tanpa menambahkan l – dopa, semua tindakan ditingkatkan sehingga perilaku pasien tidak dapat dibedakan dari kontrol yang sehat '.
            

Kesimpulan

Penelitian kami menunjukkan bahwa l administrasi dopa tidak sepenuhnya mengembalikan proses pengambilan keputusan biaya-manfaat, sedangkan STN ‐ DBS sepenuhnya menormalkan perilaku pasien. Temuan ini menunjukkan bahwa dopamin sebagian terlibat dalam penilaian biaya-manfaat, dan bahwa STN-DBS dapat memiliki efek menguntungkan pada perilaku termotivasi dalam PD dan dapat meningkatkan bentuk tertentu dari perilaku impulsif. © 2019 International Parkinson dan Movement Disorder Society
            

Tags: