Jurnal Internasional Efek obat-obatan herbal pada depresi pascapersalinan, dan perlekatan ibu-bayi di …

Download Jurnal Disini

Hasil: Meta-analisis dari lima percobaan menunjukkan skor depresi lebih rendah pada kelompok obat-obatan herbal dibandingkan dengan plasebo (Standardized Mean Difference [SMD=-0.648]CI: -0.849 ke-0.446). Heterogenitas tidak signifikan (I2 = 0%; p = 0,476). Meta-analisis senyawa yang mengandung lavender menurun secara signifikan skor depresi daripada kelompok kontrol. Heterogenitas tidak signifikan (Standardized Mean Difference [SMD=-0.629]CI: -0,847 hingga-0,411; I2 = 9,8% p = 0,34). Meta analisis lavender dari tiga studi menunjukkan efek yang signifikan dibandingkan dengan kelompok kontrol (Standardized Mean Difference [SMD=-0.570]CI: -0,799 hingga-0,341; I2 = 9,8% p = 0,34). Meta-analisis aromaterapi menunjukkan bahwa aromaterapi dengan atau tanpa pijatan dapat menyebabkan penurunan skor depresi yang signifikan untuk kelompok kontrol (Standardized Mean Difference [SMD=-0.637]CI: -0.924 ke-0.333; I2 = 66%; p = 0,084 ). Beberapa obat-obatan herbal menunjukkan efek yang signifikan pada keterikatan ibu-bayi dan perasaan terhadap skala bayi sedangkan efek non-signifikan terlihat mengenai rasa ASI dan penghindaran perasaan terhadap bayi. Kesimpulan: Obat-obatan herbal dapat dianggap sebagai pilihan alternatif dalam pengobatan postpartum. depresi.

Download Jurnal Disini

Tags: