Jurnal Internasional Determinan Angka Kematian Neonatal pada Bayi Baru Lahir yang Diakui Unit Perawatan Intensif Neonatal; SEBUAH …

Download Jurnal Disini

Latar Belakang: Sebagian besar masalah selama periode neonatal dini secara kausal berhubungan dengan kehidupan janin atau proses kelahiran; sementara sebagian besar masalah selama masa neonatal akhir diperoleh. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menilai determinan kematian neonatal di antara bayi yang baru lahir yang dirawat di unit perawatan intensif neonatal Adama Hospital Medical College. Metode dan Bahan: Desain kontrol kasus retrospektif berbasis institusional telah dilakukan. Sebanyak 300 peserta studi neonatus direkrut. Tinjauan catatan medis dilakukan dengan menggunakan alat abstraksi data terstruktur untuk mengumpulkan data yang diinginkan. Data dimasukkan, dianalisis menggunakan perangkat lunak SPSS versi 20.0. Ringkasan deskriptif menggunakan frekuensi dan proporsi digunakan. Regresi logistik biner dan multivariabel digunakan. Hasil: Antenatal care, Gravidity dan paritas merupakan faktor yang signifikan untuk kematian neonatal. Ditemukan bahwa neonatus yang lahir dari ibu yang tidak memiliki kunjungan antenatal memiliki 2,7 kali risiko kematian (Crude odd ratio (COR): 2,7 95% confidence interval (CI): 1,3, 5,6 adjusted odds ratio (AOR): 1,5 P-value = 0,008). Ditemukan bahwa asfiksia dan kematian neonatal memiliki hubungan yang kuat. Neonatus yang memiliki asfiksia memiliki 3,9 risiko kematian dibandingkan yang tidak memiliki (COR: 3,1 95% CI: 1,3, 7,3 AOR: 3,9 P-value = 0,009). Kesimpulan: Antenatal tindak lanjut, persalinan per vaginam dibantu, kelahiran caesar, usia kehamilan, berat lahir, sepsis, dan asfiksia adalah faktor risiko neonatal yang signifikan untuk kematian neonatal. Sebagian besar faktor-faktor ini dapat dicegah dan dikelola oleh perawatan antenatal yang baik, perawatan intra-partum dan perawatan neonatal.

Download Jurnal Disini

Tags: