Jurnal Internasional Analisis Fungsi Receiver S-wave Daerah Dataran Tinggi Pampean: Bukti untuk Slab Robek – Haddon – – Geokimia, Geofisika, Geosystems

Download Jurnal Disini

subduksi flat-slab adalah bentuk atipikal dari subduksi di mana lempeng yang menurun mengasumsikan geometri low-angle atau sub-horizontal saat turun di bawah lempeng yang menimpa. Sistem ini memiliki dampak yang sangat besar pada deformasi dan vulkanisme tingkat atas, namun ada pertanyaan yang luar biasa terkait penyebab, inisiasi, dan pengakhiran subduksi flat-slab. Wilayah datar-lempung Pampean, yang terletak di Cordillera Amerika Selatan, adalah tempat yang ideal untuk mempelajari evolusi sistem ini karena sejarah geologisnya yang terbatas dan kontinuitas subduksi di sepanjang margin barat benua. Dalam pekerjaan ini, kami menggunakan fungsi penerima gelombang S (SRF) untuk mengukur ketebalan dan geometri litosfer lempeng Nazca dan lempengan Amerika Selatan di wilayah tersebut. Hasil dari penelitian ini menunjukkan kerak lempengan Nazca yang terlalu tebal (~ 15–20 km tebal) di daerah datar-slab. Sebelum slab curam, SRFs menunjukkan peningkatan kecepatan daripada penurunan di bagian atas lempengan lempengan, yang konsisten dengan transisi dari basal ke eklogit di dalam kerak karena mengalami dehidrasi. Paralel lintang paralel paralel konsisten dengan transisi yang berbeda antara subduksi-datar dan subduksi yang lebih khas terjadi di utara dan selatan. Di utara, transisi tampak bertahap, konsisten dengan lentur lempengan. Di selatan, SRF menunjukkan perubahan mendadak, konsisten dengan robekan lempengan. Perbedaan-perbedaan ini konsisten dengan variasi signifikan dalam reologi slab sepanjang margin, yang mungkin mencerminkan rezim termal yang berbeda. Karya ini memiliki implikasi global untuk efek tiga dimensi dari subduksi flat-slab.

Download Jurnal Disini

Tags: