Jurnal Ilmiah PENGARUH SUPER AIR ABSORBENT (SWA) HASIL IRADIASI GAMMA DAN FREKUENSI PENYIRAMAN TERHADAP PERTUMBUHAN CAISIM (Brassica juncea L.) DAN POPULASI MIKROBA TANAH

Download Jurnal Disini

Penyerap Air Super (SWA) merupakan polimer hidrogel yang memiliki struktur tiga dimensi dan dapat menyerap udara lebih dari 100 kali berat keringnya. SWA tidak bisa larut dalam air tetapi bisa mengembang (1945922). SWA dapat meningkatkan kelembaban tanah sehingga Lingkungan mikroba tanah menjadi lebih baik . Aplikasi SWA dari pati singkong sangat diperlukan dalam bidang pertanian karena SWA ini menahan udara perlu meningkatkan udara di dalam tanah dan dengan mudah dapat diuraikan oleh mikroba tanah sehingga tidak memerlukan residu yang dapat berdampak negatif pada lingkungan. Penelitian ini membahas tentang kontribusi SWA dari pati singkong hasil iradiasi gamma dan frekuensi penyiraman terhadap pertumbuhan caisim dan populasi mikroba tanah. Penelitian dilakukan di rumah kaca menggunakan pot dengan menggunakan metode percobaan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Tiga faktor yang mengeluarkan adalah (1) takaran SWA (0,0 g / kg tanah, 0,1 g / kg tanah dan 0,2 g kg tanah); (2) Cara penempatan SWA (melingkari tanaman dan dikonsentrasikan 4 titik sekitar tanaman); dan (3) frekuensi penyiraman (setiap hari, setiap 2 hari dan setiap 4 hari). Sintesis SWA berdasarkan pati singkong dengan iradiasi gamma pada dosis 10 kG berat kering dan fraksi gel 87%. Aplikasi SWA hingga dengan dosis 0,2 g / kg tanah dapat meningkatkan kadar air tanah, total mikroba tanah dan jamur tanah respirasi tanah tidak dapat meningkatkan pertumbuhan tanaman caisim dan tidak mengurangi frekuensi penyiraman. Teknik penempatan SWA di tanah tidak mempengaruhi pertumbuhan caisim dan populasi mikroba tanah.

Download Jurnal Disini

Tags: