Atikel Jurnal Penelitian Nanoemulsi Pdf

Atikel Jurnal Penelitian Nanoemulsi Pdf

ABSTRACT

Curcumin adalah salah satu senyawa aktif dari Curcuma longa dan memiliki beberapa efek farmakologi tetapi memiliki bioavailabilitas rendah dan tidak larut dalam air. Metode untuk meningkatkan efektivitas aplikasi kurkumin adalah untuk memberikan kurkumin melalui sistem pengiriman transdermal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyiapkan sukrcumin nanoemulsion gel menggunakan pencampuran minyak kelapa sawit dan formulasi VCO dan membandingkan penelitian penetrasi in vitro dengan kurkumin dalam nano emulsi, nanoemulsi gel dan gel emulsi. Nanoemulsi dikembangkan dengan teknik homogenisasi geser tinggi menggunakan metode spontan. Penelitian penetrasi in vitro kurkumin melalui kulit tikus membran Sprague Dawley selama 8 jam ditentukan dengan menggunakan sel difusi Franz. Penetrasi kumulatif kurkumin dalam nanoemulsi, nanoemulsi gel dan gel emulgel menunjukkan, 88,88 ± 5,58, 58,41 ± 6,55 μg / cm 2 masing-masing. Dapat disimpulkan bahwa kurkumin dalam dosis nanoemulsi gel dari tertinggi (p <0,05) jumlah cummulative curcumin secara signifikan dibandingkan dengan bentuk sediaan gel emulsi. Kata kunci: nanoemulsi gel, minyak sawit, VCO, curcumin, Franz difusi sel.

DOWNLOAD DISINI

  1. STUDI PENETRASI INVITRO TOPIKAL GEL NANOEMULSI KURKUMIN MENGGUNAKAN METODE SEL DIFUSI FRANZ
  2. NANOEMULSIFIKASI SPONTAN EKSTRAK JINTAN HITAM DAN KARAKTERISTIK PRODUK ENKAPSULASINYA [Spontaneous Nanoemulsification of Black Cumin Extract and the Characteristics of Encapsulation Product]
  3. MIKRO DAN NANOEMULSIFIKASI FRAKSI TIDAK TERSABUNKAN (FTT) DARI DISTILAT ASAM LEMAK MINYAK SAWIT (DALMS) YANG MENGANDUNG SENYAWA BIOAKTIF MULTI KOMPONEN: KAJIAN PUSTAKA [IN PRESS JANUARI 2016]
  4. KARAKTERISTIK NANOEMULSI MINYAK SAWIT MERAH YANG DIPERKAYA BETA KAROTEN
  5. NANOEMULSIFIKASI SPONTAN EKSTRAK JINTAN HITAM DAN KARAKTERISTIK PRODUK ENKAPSULASINYA [Spontaneous Nanoemulsification of Black Cumin Extract and the Characteristics of Encapsulation Product]
  6. AKTIVITAS ANTIMIKROBA NANOEMULSI MINYAK BIJI PALA (Antimicrobial Activity of Nutmeg Oil Nanoemulsion)
  7. KARAKTERISTIK NANOEMULSI MINYAK SAWIT MERAH YANG DIPERKAYA BETA KAROTEN
  8. PEMANFAATAN MINYAK BIJI LABU KUNING (CUCURBITA MOSCHATA DURCH) MENJADI SEDIAAN NANOEMULSI TOPIKAL SEBAGAI AGEN PENGEMBANGAN COSMETICAL ANTI AGING
  9. OPTIMASI PERBANDINGAN TWEEN 80 DAN POLIETILENGLIKOL 400 PADA FORMULA SELF NANOEMULSIFYING DRUG DELIVERY SYSTEM (SNEDDS) MINYAK BIJI JINTEN HITAM
  10. FORMULATION AND OPTIMIZATION OF CAFFEINE NANOEMULSION USING FACTORIAL DESIGN STUDY

Tags: