Artikel Web Untuk Jurnal Internasional Pdf

Artikel Web Untuk Jurnal Internasional Pdf

ABSTRACT

Pengakuan Perusahaan Transnasional (TNEs) sebagai subyek hukum internasional tidak jelas, dan karena itu, tanggung jawab mereka juga ambigu. Sebagai akibatnya, berbagai pelanggaran hak asasi manusia yang dilakukan oleh TNEs di beberapa negara berkembang dan paling tidak berkembang, baik di era Perang Dunia II maupun di era globalisasi dapat ditegakkan. Baru-baru ini, ada beberapa instrumen hukum internasional yang mengenakan kewajiban langsung pada TNEs. Meskipun undang-undang lunak dan memiliki beberapa kelemahan, instrumen ini dapat dianggap sebagai hukum kebiasaan internasional, memiliki hukum yang mengikat semua bangsa. Artikel ini berpendapat bahwa adalah mendesak untuk membangun sistem baru tanggung jawab TNE, dan untuk belajar dan membandingkan antara sistem tanggung jawab individu dan negara dalam pelanggaran hak asasi manusia. Ini karena TNEs adalah entitas yang lebih dari individu tetapi kurang dari Negara. Kata kunci: Pelanggaran hak asasi manusia, tanggung jawab, TNEs.

  1. HARMONISASI AKUNTANSI INTERNASIONAL: DARI KEBERAGAMAN MENUJU KESERAGAMAN
  2. Tanggung Jawab Perusahaan Transnasional terhadap Pelanggaran HAM dalam Perspektif Hukum Internasional
  3. PERLINDUNGAN TERHADAP PEREMPUAN DAN ANAK KETIKA PERANG DALAM HUKUM HUMINITER INTERNASIONAL
  4. Analisis Yuridis Terhadap Penggunaan Kekuatan Bersenjata Dengan Menggunakan Pesawat Tanpa Awak (Unmanned Drones) Dalam Hukum Internasional
  5. WAJIB BELA NEGARA DAN PRINSIP PEMBEDAAN DALAM HUKUM HUMANITER INTERNASIONAL (KAJIAN PASAL 30 UUD 1945)
  6. GLOBAL WAR ON TERROR” OLEH AMERIKA SERIKAT DALAM PERSPEKTIF HUKUM INTERNASIONAL
  7. CATATAN SINGKAT TENTANG KONVENSI PBB TENTANG PENGGUNAAN KOMUNIKASI ELEKTRONIK DALAM KONTRAK INTERNASIONAL
  8. PENGATURAN HUKUM INTERNASIONAL TENTANG SENJATA NUKLIR
  9. PERAN DAN FUNGSI BADAN ENERGI ATOM INTERNASIONAL (IAEA): PEMANFAATAN NUKLIR UNTUK TUJUAN DAMAI (PEMBANGUNAN PLTN DI INDONESIA)
  10. PERADILAN INTERNASIONAL VERSUS BUSH: Studi Kasus State Violence

Tags: