Artikel Web Penyedia Jurnal Gratis Pdf

Artikel Web Penyedia Jurnal Gratis Pdf

ABSTRACT

Seiring berjalannya waktu, saat ini profesi yang biasanya dilakukan oleh laki-laki juga dilakukan oleh perempuan juga seperti wartawan di lapangan. Di Kota Pekanbaru, jumlah jurnalis perempuan tidak sebanding dengan jumlah jurnalis laki-laki. Meskipun mereka tidak sebanding, masih ada wanita yang terlibat untuk melakukan profesi ini dan bertahan selama beberapa dekade. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui motif makna dan pengalaman komunikasi jurnalis perempuan di Kota Pekanbaru. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Informan penelitian ini adalah jurnalis perempuan di Pekanbaru dengan enam orang yang telah dipilih dengan teknik purposive. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pertama, motif perempuan melakukan profesi wartawan di Kota Pekanbaru ini terdiri dari motif seperti writting hoby, coriosity dari jurnalis yang tidak etis, suka untuk bekerja di lapangan, mengagumi profesi wartawan dan ingin menyampaikan informasi kepada orang-orang. Sedangkan untuk motif adalah meningkatkan kinerja, mengembalikan profesi jurnalis ke plot yang tepat, mengembangkan media lokal dan berhenti menjadi jurnalis. Kedua, makna yang diberikan oleh jurnalis perempuan kepada profesi wartawan adalah menyuarakan perjuangan, profesi tidak punya waktu, profesi yang menantang, profesi bebas. Ketiga, pengalaman komunikasi yang terbagi menjadi dua kategori seperti pengalaman komunikasi yang menyenangkan yang mendapat respon positif dan diwawancarai, terjalin hubungan yang erat dengan teman dan dukungan dari keluarga. Sementara pengalaman komunikasi yang tidak menyenangkan seperti perawatan yang tidak berulang dari orang yang diwawancarai laki-laki, kurang mendapat perlakuan, dan mendapat kritik negatif dari orang yang diwawancarai, harus mengikuti irama jurnalis laki-laki, peliputan larut malam, cakupan risiko, dan tidak mendapatkan dukungan dari keluarga. Kata kunci: konstruksi makna , profesi jurnalis, jurnalis wanita, motif, makna, pengalaman komunikasi

  1. KONSTRUKSI MAKNA PROFESI JURNALIS BAGI JURNALIS PEREMPUAN DI KOTA PEKANBARU
  2. ANALISIS ISI FOTO JURNALISTIK PADA KOLOM CITIZEN SHOOTHARIAN TRIBUN PEKANBARU
  3. Tingkat Kepatutan Berbahasa Jurnalistik pada Jurnalisme Online di Situs detikBandung.Com (Studi Deskriptif dengan Teknik Analisis Isi terhadap Penerapan Kaidah Bahasa Jurnalistik Berita Langsung (Straight News) di detikBandung.Com)
  4. RELEVANSI HUKUM HUMANITER INTERNASIONAL TERHADAP PERLINDUNGAN JURNALIS DI MEDAN PERANG (STUDI KASUS EKSEKUSI JURNALIS AMERIKA JAMES FOLEY DALAM KONFLIK BERSENJATA DI SURIAH)
  5. JURNAL SKRIPSI PROGRAM PELAYANAN DAN REHABILITASI SOSIAL BAGI PENGEMIS, GELANDANGAN DAN ORANG TELANTAR DI BALAI REHABILITASI SOSIAL “MARDI UTOMO” SEMARANG TAHUN 2011-2014
  6. Pemanfaatan Jurnal Elektronik oleh Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin
  7. Eksistensi Jurnal Ilmiah di Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar (Perannya Dalam Mendukung Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar Menuju World-Class University)
  8. Produktivitas Penulis Indonesia di Riset Energi Internasional (Kajian Jurnal ScienceDirect)
  9. SYSTEMIC LUPUS ERITHEMATOSUS (SLE): KELAINAN AUTOIMUN BAWAAN YANG LANGKA DAN MEKANISME MOLEKULERNYA (Review Terhadap Jurnal Systemic Lupus Erythematosus, Oleh Rahman dan Isenberg. 2008. NEJM)
  10. PEMANFAATAN KEGIATAN MENULIS JURNAL SEBAGAI BAHAN PENILAIAN AUTENTIK

Tags: