Artikel Mencari Jurnal Keperawatan Pdf

Artikel Mencari Jurnal Keperawatan Pdf

ABSTRACT

Bencana gempa bumi pada tanggal 27 Mei 2006 telah memaksa banyak buldos untuk menghentikan layanan mereka karena kerusakan parah akibat gempa yang terjadi pada komponen bangunan. Kerusakan seperti itu membutuhkan renovasi untuk mengembalikan kinerja dan fungsi bangunan. Penelitian ini menganalisis analisis biaya renovasi Akademi Keperawatan Panti Rapih di Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Penelitian ini terkait dengan membangun kelayakan setelah diguncang oleh gempa bumi berdasarkan Indeks Kondisi. Analytical Hierarchy Process (AHP) digunakan untuk analisis. Berdasarkan metode ini, Indeks Kondisi bangunan tergantung pada dua parameter. Parameter pertama adalah komponen bangunan dan bobot sub komponen. Yang kedua adalah tingkat kerusakan dan kuantitas, yang diperoleh dengan penilaian visual di tempat. Penelitian ini termasuk analisis biaya renovasi selesai dengan faktor-faktor yang mempengaruhi biaya berdasarkan tingkat kerusakan. Biaya renovasi dihitung dengan mengalikan biaya unit dan jumlah pekerjaan, yang diperoleh dari hasil langsung dari survei langsung. Biaya satuan yang digunakan mengacu pada biaya resmi di Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Akhirnya, hasil yang diperoleh kemudian dibandingkan dengan biaya yang dihitung oleh kontraktor. Hasil analisis menunjukkan bahwa Indeks Kondisi Gedung Akademi Keperawatan adalah 93,5394%, yang termasuk dalam kategori kerusakan rendah. Secara teori, biaya untuk mengembalikan Indeks Kondisi bangunan (kembali ke 100%) adalah Rp. 73.160.000,00. Jumlah ini lebih rendah dari biaya riil sebesar Rp 97.680.000,00 yang dihitung oleh kontraktor. Perbedaan tersebut mungkin karena metode yang berbeda digunakan ketika menghitung kuantitas dan biaya unit kerja.

  1. PERHITUNGAN INDEKS KONDISI BANGUNAN DAN ANALISIS BIAYA PERBAIKAN GEDUNG AKADEMI KEPERAWATAN PANTI RAPIH PASCA GEMPA 
  2. NGARUH HIPNOTERAPI TERHADAP TINGKAT STRES MAHASISWA FAKULTAS ILMU KEPERAWATAN UNIVERSITAS PADJADJARAN ANGKATAN 2011
  3. PEPERBEDAAN TINGKAT ODOR YANG DIPERSEPSIKAN MAHASISWA FAKULTAS ILMU KEPERAWATAN UNIVERSITAS PADJADJARAN ANGKATAN 2007 SAAT MERAWAT TIGA JENIS LUKA KRONIS
  4. HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN PERILAKU SADARI PADA MAHASISWA FAKULTAS ILMU KEPERAWATAN UNIVERSITAS PADJADJARAN
  5. PENURUNAN TINGKAT DISMENORE PADA MAHASISWI FAKULTAS ILMU KEPERAWATAN UNPAD DENGAN MENGGUNAKAN YOGA
  6. HUBUNGAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI SIKAP CARING PADA MAHASISWA FAKULTAS ILMU KEPERAWATAN UNPAD
  7. HUBUNGAN PERSEPSI MAHASISWA YANG MENGIKUTI CCSA TENTANG PRAKTIK KLINIS DENGAN MOTIVASI UNTUK MELANJUTKAN PENDIDIKAN PROFESI NERS DI FAKULTAS ILMU KEPERAWATAN UNIVERSITAS PADJADJARAN
  8. PENGARUH HIPNOTERAPI TERHADAP TINGKAT STRES MAHASISWA FAKULTAS ILMU KEPERAWATAN UNIVERSITAS PADJADJARAN ANGKATAN 2011
  9. Gambaran tumpatan glass ionomer cement pada mahasiswa akademi keperawatan rumah sakit tingkat III Robert wolter monginsidi
  10. EFEKTIFITAS DEEP BREATHING RELAXATION TERHADAP ANSIETAS MAHASISWA DALAM PRA PEMBELAJARAN KLINIK PRODI DIII KEPERAWATAN DI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MAGELANG

Tags: