Artikel Jurnal POLA GUNAKAN CAMPURAN GENDER BASIC BATIK CRAFTSMAN RUMAH RESIDENSIAL DI BABAGAN DESA

Artikel Jurnal

POLA GUNAKAN CAMPURAN GENDER BASIC BATIK CRAFTSMAN RUMAH RESIDENSIAL DI BABAGAN DESA
Download Jurnal Disini

Fenomena perubahan fungsi rumah hunian di permukiman pengrajin batik adalah hasil dari proses transformasi dinamika budaya dan sosial yang ada di masyarakat. Pola ruang hunian berubah seiring dengan fungsi ruang yang dibutuhkan. Desa pengrajin batik Babagan adalah desa tradisional yang memiliki nilai-nilai kehidupan dan kearifan lokal yang tercermin dalam pemanfaatan ruang hunian. Rumah hunian dalam permukiman pada awalnya memiliki peran untuk fungsi sosial, namun pada saat itu, hampir semua rumah di desa Babagan digunakan untuk fungsi produksi batik. Rumah, yang seharusnya menjadi tempat tinggal, telah mengubah fungsinya menjadi ruang bisnis untuk memproduksi batik dengan menerapkan pola penggunaan campuran. Penelitian ini membahas pola penggunaan ruang hunian dalam pola penggunaan campuran oleh pengrajin batik yang dilakukan oleh perempuan sebagai upaya meningkatkan sektor ekonomi keluarga. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan paradigma fenomenologi, yaitu mencoba memahami makna (meaning seeking) suatu peristiwa dan hubungannya dengan orang biasa dalam situasi tertentu (Moleong, 2000). Metode analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif interpretatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pemanfaatan ruang dengan menggunakan pola penggunaan campuran berdasarkan jenis kelamin, yaitu konsep tempat tinggal dengan pola pemanfaatan ruang sebagai usaha produksi batik tanpa mengubah atau menambah tatanan ruang tamu. Namun ruang hunian dikondisikan oleh campuran yang digunakan oleh perempuan sebagai ruang produksi batik.

Download Jurnal Disini

Tags: