Artikel Jurnal Penyakit Jantung Koroner Pdf

Artikel Jurnal Penyakit Jantung Koroner Pdf

ABSTRACT

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari ekonomi sosial dan indeks massa tubuh laki-laki dan itu korelasi dengan faktor risiko penyakit jantung koroner di pedesaan dan perkotaan Bogor, Jawa Barat. Jumlah sampel adalah 100 pria dewasa berusia 25-39 tahun. Sampel dibagi menjadi dua kategori biaya yaitu <Rp 500.000 / kapita / bulan (pendapatan rendah) dan ³ Rp 500.000 / tutup / bulan, – (pendapatan tinggi). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan menggunakan t-test independen terdapat perbedaan yang signifikan antara pendapatan rendah dan sampel berpenghasilan tinggi di daerah pedesaan dalam hal ukuran keluarga, tingkat pendidikan, pendapatan per kapita, total pengeluaran, skor pengetahuan gizi dan tingkat kolesterol HDL. . Di daerah perkotaan, kami menemukan perbedaan yang signifikan dalam hal ukuran keluarga, tingkat pendidikan, pendapatan per kapita, total pengeluaran, tingkat kolesterol total, LDL dan tingkat kolesterol HDL antara berpenghasilan rendah dan sampel berpenghasilan tinggi. Uji korelasi rank spearman di daerah pedesaan menunjukkan korelasi yang signifikan antara tingkat pendidikan, pendapatan per kapita, total pengeluaran, dan skor pengetahuan gizi dengan tingkat kolesterol HDL. Pendapatan per kapita dan pengeluaran total berkorelasi secara signifikan dengan kadar kolesterol total dan BMI berkorelasi secara signifikan dengan tingkat trigliserida. Sementara itu, di daerah perkotaan kami menemukan korelasi yang signifikan antara tingkat pendidikan, total pengeluaran, skor pengetahuan gizi, dan BMI dengan tingkat kolesterol total. Tingkat pendidikan dan skor pengetahuan gizi berkorelasi secara signifikan dengan tingkat kolesterol LDL, dan BMI berkorelasi secara signifikan dengan tingkat trigliserida. Kata Kunci: Ekonomi sosial, indeks massa tubuh, faktor risiko penyakit jantung koroner

DOWNLOAD DISINI

  1. SOSIAL EKONOMI DAN INDEKS MASSA TUBUH (IMT) PRIA DEWASA DALAM KAITANNYA DENGAN FAKTOR RISIKO PENYAKIT JANTUNG KORONER DI PERDESAAN DAN PERKOTAAN BOGOR-JAWA BARAT
  2. HUBUNGAN ANTARA OBESITAS SENTRAL DENGAN ADIPONEKTIN PADA PASIEN GERITARI DENGAN PENYAKIT JANTUNG KORONER
  3. KORELASI ANTARA OBESITAS SENTRAL DENGAN ADIPONEKTIN PADA LANSIA DENGAN PENYAKIT JANTUNG KORONER
  4. Kadar C-Reaktif Protein Anak Kandung Penderita Dengan dan Tanpa Penyakit Jantung Koroner
  5. PERILAKU MEROKOK DAN LINGKUNGAN PEMUKIMAN PASIEN RAWAT JALAN PENYAKIT JANTUNG KORONER DI MAKASSAR
  6. AKTIFITAS FISIK DAN KESEHATAN MENTAL TERHADAP KEJADIAN PENYAKIT JANTUNG KORONER PADA PASIEN RAWAT JALAN DI RSUP DR. WAHIDIN SUDIROHUSODO DAN RSUD LABUANG BAJI MAKASSAR
  7. STUDI KARAKTERISTIK PASIEN PENYAKIT JANTUNG KORONER DENGAN LAMA PERAWATAN DI RUANG ICCU RSU. PROF. DR. HI. ALOEI SABOE GORONTALO
  8. HIPERHOMOSISTEINEMIA SEBAGAI RISIKO PENYAKIT JANTUNG KORONER
  9. Hubungan Faktor Risiko Mayor Penyakit Jantung Koroner dengan Skor Pembuluh Darah Koroner dari Hasil Angiografi Koroner di RSUP dr. Kariadi Semarang
  10. PENYAKIT PERIODONTAL SEBAGAI PENYEBAB PENYAKIT JANTUNG KORONER DI RSUP DR. KARIADI SEMARANG

Tags: