Artikel Jurnal Penderita Malaria Pdf

Artikel Jurnal Penderita Malaria Pdf

ABSTRACT

Malaria adalah salah satu penyakit yang muncul kembali dan menempati peringkat ke-10 sebagai penyakit mematikan. Malaria juga merupakan penyakit infeksi kelima di dunia. Malaria adalah penyakit tropis yang menjadi penyebab utama kematian, setiap tahun 40% penduduk dunia memiliki risiko penyakit malaria atau sekitar 300 ?? 500 juta kasus. Sekitar 1 ?? 3 juta orang meninggal karena malaria setiap tahun. Di Indonesia, sekitar 50% penduduk Indonesia tinggal di daerah endemik malaria. Menurut WHO, tidak kurang dari 30 juta kasus malaria terjadi setiap tahun di Indonesia sekitar 30.000 orang meninggal. Penelitian ini bertujuan untuk mengenali faktor risiko terkait dengan kejadian malaria di wilayah kerja Paruga Puskesmas (Dinas Kesehatan), Kota Bima. , Nusa Tenggara Barat. Metode: Ini adalah penelitian observasional analitik menggunakan pendekatan case control. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara purposive sampling. Kasus dalam penelitian ini adalah penderita malaria, yang mengambil perawatan medis di Puskesmas Paruga dan mereka yang dihitung untuk program Mass Blood Survey pada Mei 2008. Kontrol adalah penderita penyakit lain yang mengambil perawatan medis di Puskesmas Paruga dan tidak menderita malaria menurut Misa. Survei Darah seperti yang ditunjukkan dalam hasil pemeriksaan laboratorium. Hasil: Ada hubungan antara jarak rumah, tempat perambatan nyamuk serta tempat bernaung nyamuk dan kejadian malaria dilihat dari OR = 5,41, CI = 1,38 <OR <24,81 , p = 0,001. Tidak ada hubungan antara kebiasaan menetapkan kelambu dan kejadian malaria seperti yang terlihat dari OR = 1,00, CI = 0,52 <OR <1,94, p = 1,00. Ada hubungan antara kebiasaan menetapkan esensi nyamuk dan kejadian malaria dilihat dari OR = 2,25, CI = 1,05 <OR <3,88, p = 0,023. Tidak ada hubungan antara kebiasaan keluar pada malam hari dan kejadian malaria dilihat dari OR = 1,67, CI = 0,73 <OR <3,82, p = 0,184. Ada hubungan antara pengetahuan dan kejadian malaria dilihat dari OR = 1,99, CI = 1,02 <OR <3,88, p = 0,029. Tidak ada hubungan antara malaria elucidation dan kejadian malaria dilihat dari OR = 0,94, CI = 0,43 <OR <2,03, p = 0,855. Kesimpulan: Jarak rumah, tempat perambatan nyamuk serta tempat bernaung nyamuk, kebiasaan menetapkan kelambu, dan pengetahuan adalah faktor risiko malaria di wilayah kerja Paruga Puskesmas (Dinas Kesehatan), Kota Bima, Nusa Tenggara Barat.Kata kunci: Faktor risiko, malaria, Puskesmas Paruga (Pelayanan Kesehatan Masyarakat Paruga)

DOWNLOAD DISINI

  1. STATISTIK SPASIAL KEPADATAN PENDUDUK TERHADAP KEJADIAN MALARIA DI KABUPATEN PURWOREJO DENGAN MENGGUNAKAN GIS
  2. SKRINING MALARIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BANYUASIN KECAMATAN LOANO KABUPATEN PURWOREJO PROPINSI JAWA TENGAH
  3. FAKTOR-FAKTOR RISIKO MALARIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PARUGA KOTA BIMA NUSA TENGGARA BARAT
  4. Hubungan Iklim, Kepadatan Nyamuk Anopheles dan Kejadian Penyakit Malaria
  5. Aftermath of ICT Literacy on Prevalence of Malaria Parasite Among HIV/AIDS Patients
  6. EVALUASI TATALAKSANA PENGOBATAN MALARIA PADA ANAK DI INSTALASI RAWAT INAP RS DR. H. CHASAN BOESOIRIE TERNATE TAHUN 2005
  7. The Role of Community in Malaria Vector Control
  8. Distribusi Prevalensi Malaria di Puskesmas Kokap I dan Girimulyo I Kabuapten Kulonprogo Tahun 2002-2004 dan Hubungannya dengan Faktor-faktor Risiko
  9. Distribusi Prevalensi Malaria di Puskesmas Kokap I dan Girimulyo I Kabuapten Kulonprogo Tahun 2002-2004 dan Hubungannya dengan Faktor-faktor Risiko
  10. Tingkat Insidensi Malaria di Wilayah Pemanasan Kelambu Berinsektisida Tahan Lama dan Wilayah Kontrol (MALARIA INCIDENCE RATE OF HEAT ASSISTED REGENERATION LONG LASTING INSECTICIDAL NETS AREA AND CONTROL)

Incoming search terms:

  • jurnal malaria kedokteran unsyiah
  • malaria jurnal penelitian
  • jurnal malaria kelambu

Tags: