Artikel Jurnal Manajemen Risiko Pasar Pdf

Artikel Jurnal Manajemen Risiko Pasar Pdf

ABSTRACT

Baru-baru ini, kondisi infrastruktur sistem jaringan drainase di Denpasar tidak dapat mengatasi masalah banjir yang terjadi setiap musim hujan. Masalah ini disebabkan oleh kurangnya pengelolaan sistem jaringan drainase terkait dengan peningkatan pembangunan kawasan perumahan, perubahan penggunaan lahan, dan kegiatan lain yang menyebabkan risiko banjir. Salah satu penyebabnya, identifikasi i.e.rk terutama untuk risiko besar belum tersedia sebagai dasar untuk melakukan mitigasi konsekuensi. Oleh karena itu, perlu dilakukan pengawasan terhadap sistem jaringan drainase, untuk mengendalikan risiko yang mungkin terjadi dan secara khusus telah berdampak luas pada aspek perencanaan, pengembangan, operasional dan pemeliharaan. Penelitian ini mengidentifikasi 91 risiko, termasuk 13 risiko yang ditemukan dari penelitian sebelumnya. Distribusi penerimaan risiko untuk perencanaan, operasional dan pemeliharaan mitigasi banjir di Denpasar diklasifikasikan sebagai risiko yang tidak dapat diterima oleh 27 (29,67%); risiko yang tidak diinginkan sebesar 26 (28,57%), risiko yang dapat diterima sebesar 35 (38,46%); dan risiko yang dapat diabaikan sebesar 3 (3,30%). Riskmitigation hanya dilakukan untuk risiko dominan yang dikategorikan sebagai risiko yang tidak dapat diterima dan yang tidak diinginkan. Ada 27 mitigasi risiko yang dilakukan untuk risiko yang tidak dapat diterima, yang mencakup 10 (37,04%) risiko perencanaan, 4 (14,81%) risiko eksekusi dan 13 (48,15%) risiko pemeliharaan dan operasional. Riskmitigation untuk kategori yang tidak diinginkan terdiri dari 26 risiko; ini adalah 10 (38,46%) dari risiko pemasangan, 7 (26,92%) risiko eksekusi dan 9 (34,62%) risiko operasional dan perawatan. Selanjutnya, pengelolaan kepemilikan risiko ditujukan kepada pihak-pihak yang terlibat dalam mitigasi banjir di Denpasar.

  1. MANAJEMEN RISIKO PENANGANAN BANJIR PADA SISTEM JARINGAN DRAINASE DI WILAYAH KOTA DENPASAR
  2. PENGARUH MANAJEMEN LABA, RISIKO PASAR DAN STRUKTUR KEPEMILIKAN TERHADAP NILAI PASAR
  3. PENGARUH MANAJEMEN LABA, RISIKO PASAR, KOMITE AUDIT, AUDIT EKSTERNAL, DAN STRUKTUR KEPEMILIKAN TERHADAP NILAI PASAR (Studi Empiris Pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2011-2013)
  4. PENGARUH RATIO LEVERAGE TERHADAP RISIKO PASAR PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR DI BURSA EFEK INDONESIA
  5. Analisis Reaksi Pasar dan Risiko Investasi antara Perusahaan Perata Laba dan Buka Perata Laba
  6. PENGARUH GROWTH OPPORTUNITY, PROFITABILITAS, FIXED ASSET RATIO DAN RISIKO PASAR TERHADAP STRUKTUR MODAL
  7. PENGGUNAAN SINGLE INDEX MODEL DALAM ANALISIS PORTOFOLIO UNTUK MEMINIMUMKAN RISIKO BAGI INVESTOR DI PASAR MODAL (STUDI PADA SAHAM PERUSAHAAN YANG TERCATAT DALAM INDEKS LQ 45 DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2010-2012)
  8. INVESTASI DALAM SAHAM & OBLIGASI DAN MEMINIMALISASI RISIKO SEKURITAS PADA PASAR MODAL INDONESIA
  9. ANALISIS PERATAAN LABA DAN PENGARUHNYA TERHADAP REAKSI PASAR DAN RISIKO INVESTASIPADA PERUSAHAAN PUBLIK DI INDONESIA
  10. PENGARUH STRUKTUR MODAL, KESEMPATAN INVESTASI SERTA KEBIJAKAN KEUANGAN TERHADAP RISIKO DAN KINERJA KEUANGAN PADA BUMN YANG DIPRIVATISASI MELALUI PASAR MODAL INDONESIA

Tags: